Telah Lama Sejak Ku Melihat Senyumnya

Kita sepertinya, tidak sefaham lagi...
Apa yang terjadi itu adalah kebodohan yang pernah kulakukan sendiri. Apapun, jika itu memang salah. Aku akan mengambil semua resikonya. Baik atau buruknya, aku tahu harus bagaimana.  Aku akan hadapi semuanya. Aku kuat.

Kejadian yang terjadi pertengahan tahun lalu adalah awal dari segalanya. Aku mungkin tidak menginginkannya untuk terjadi. Tapi kenapa aku terlalu ambisius dengan targetku untuk mencari titik kelemahan temanku sendiri yang telah lama mengambil ancang-ancang untuk menjadi musuhku sendiri. Aku tahu, kebenaran itu ada,

Parasnya masih tersenyum. Mengingat ketulusannya yang manis. Tapi kini berubah jadi kelesuan dan muram durja yang mengiris hati. Ia yang kini sakit tubuhnya. Memiliki sesatu hal yang lain kini telah ia kembangkan Ini membuat semua menjadi membingungkan.

It's useless! It's all useless!
Aku tahu senyumannya menghilang. Aku yakin dia sembunyikan sesuatu...

Komentar

  1. Putus dengan orang yang dulunya saya sayangi :). Tapi sayangnya, aku putus dengannya saat dirinya sedang sakit parah :(. Tapi, ini juga untuk kebaikannya juga, aku tak tahu mengapa.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Diri Mulai Meracau

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

Revenge Puzzle