Langsung ke konten utama

Mencari Kebenaran

(Sumber : http://danceswithfat.files.wordpress.com/2012/01/truth.gif)
Diantara miliaran pernyataan yang ada di dunia ini. Ada satu pernyataan yang dapat mengontrol hampir banyak kejadian yang telah terjadi di dunia ini. Walau jumlahnya sedikit, tetapi sangat berpengaruh dan menjadi akar dari suatu kejadian. Hal tersebut adalah kebenaran
Kebenaran, menurut berbagai pengertian yang telah saya baca adalah hal yang cocok dengan hal yang sebenarnya. Atau dengan kata lain adalah kesesuaian antara pengetahuan dengan obyek. Sebaliknya, lawan dari kebenaran adalah kekeliruan atau kebohongan yang menunjukan tidak adanya hubungan yang sama benarnya antara pengetahuan dan obyek yang dinyatakan.

Dengan definisi seperti demikian, Pernyataan bisa disebut sebagai kebenaran jika terdapat sinkronisasi antara obyek dan pengetahuan. Sebagai contoh untuk suatu pernyataan
Bandung adalah ibukota dari Provinsi Jawa Barat
Obyek dalam pernyataan  di atas adalah Bandung dan pengetahuan/informasi dari pernyataan di atas adalah ibukota dari Provinsi Jawa Barat. Maka pernyataan di atas adalah benar. Dan pernyataan tersebut disebut sebagai kebenaran.

Jika pernyataan diatas diubah menjadi
Ciamis adalah ibukota Provinsi Jawa Barat
Ciamis adalah salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Barat. Walaupun Ciamis dan Bandung berada dalam provinsi yang sama, Ciamis bukan ibukota dari Provinsi Jawa Barat. Maka pernyataan tersebut adalah salah dan keliru. Pernyataan ini tidak dapat disebutkan sebagai kebenaran tetapi sebagai bukan kebenaran atau kebohongan.

Kualitas kebenaran yang ditunjukan adalah mutlak dan benar. Kecuali jika terdapat perubahan pada obyek, maka pengetahuan pun akan berubah sesuai dengan yang terjadi pada obyek untuk memperoleh pernyataan kebenaran.

Selain itu ada bentuk kenyataan unik lainnya yang dapat disebut sebagai kebenaran. Kualitas dari kebenaran ini ditentukan dari perasaan dan kekuatan beralasan yang terbentuk oleh logika yang berada dalam domain manusia. Semakin logis suatu pernyataan semakin kuatlah kebenaran yang dibentuk. Dan akhirnya pernyataan tersebut bisa disebut sebagai pernyataan.

Sebagai contoh awal saya berikan suatu pernyataan
Walau Ibu A memiliki hak asuh terhadap saya. Saya tinggal bersama ayah saya. Karena ayaah dapat memberikan sosok yang lebih dominan sebagai seorang ayah kepada saya.
Ditemukan bahwa pernyataan diatas dibuat untuk menyangkal pernyataan bahwa saya harus tinggal bersama ibu saya, yang ceritanya memiliki hak asuh penuh terhadap saya. Tetapi saya memilih untuk tinggal bersama ayah saya meskipun saya harus tinggal bersama ibu saya.

Pernyataan jenis ini biasanya dipakai untuk menyangkal suatu pernyataan yang benar dan dapat menegaskan maupun meringankan suatu dampak dari kejadian yang telah terjadi. Sebagai contoh didapat pernyataan seperti
Pak Anonim adalah tersangka pembunuhan
 Dari pernyataan diketahui Pak Anonim disini adalah seorang tersangka dari suatu kasus pembunuhan. Dan beberapa saat keluar pernyataan baru
Pak Anonim bersalah, karena telah membunuh Pak A dan Ibu B.
Diketahui selanjutnya bahwa Pak Anonim bersalah karena telah membunuh si korban, yaitu Pak A dan Ibu B.  Lanjut ke pernyataan berikutnya,
Pak Anonim mengalami gangguan jiwa
Kebenaran yang kedua dapat disangkal oleh pernyataan seperti ini, yaitu
Pak Anonim adalah tersangka pembunuhan dari Pak A dan Ibu B. Karena Pak Anonim mengalami gangguan jiwa. Maka, Pak Anonim tak bersalah atas perbuatannya, dan harus dirawat ke Rumah Sakit Jiwa untuk pemulihan mentalnya.
 Dari pernyataan ini menyebutkan bahwa Pak Anonim adalah seorang tersangka pembunuhan tetapi tidak bersalah karena Pak Anonim mengalami gangguan jiwa dan akhirnya harus dibawa ke Rumah Sakit Jiwa untuk tindakan lebih lanjut. Seluruh kebenaran yang ada adalah benar. Tetapi, Pak Anonim memiliki dua posisi sebagai bersalah maupun tidak bersalah. Karena kedua pernyataan tersebut sama benarnya dan berkaitan erat dengan pengetahuan yang didapat.

Selain itu, selain dua jenis pernyataan yang tadi. Ada satu kebenaran lagi yang sangat unik dan tidak dapat disangkal oleh kebenaran lainnya tetapi kebenaran yang lainnya itu terbentuk dari kebenaran awal yang tidak dapat diganggu keberadannya.

Sebagai permulaan ada sebuah pernyataan,
Setiap manusia memiliki hak untuk menentukan masa depannya sendiri
Pernyataan tersebut tidak dapat dibantah tetapi sebagai pedoman awal untuk menemukan kebenaran yang lainnya. Dengan kata lain, kebenaran seperti ini adalah semacam aturan utama yang harus dipatuhi oleh manusia. Pernyataan seperti ini adalah benar dan pernyataan yang berlanjut setelah ini akan memunculkan berbagai macam kejadian dan akhirnya memunculkan kenyataan yang lain berdasarkan kebenaran awal yang telah ada.

Setelah semuanya itu, saya bagi kategori kebenaran dalam tiga bentuk, yaitu :
Kebenaran Merah, Kebenaran yang terbentuk atas adanya obyek dan pengetahuan yang ada dan dapat ditangkap oleh panca indera maupun nalar. Bentuk kenyataan obyektif sesuai dengan informasi yang telah didapat
Kebenaran Biru, Kebenaran yang terbentuk atas adanya kekuatan dari perasaan dan logika manusia yang bekerja pada domain manusia berdasarkan kekuatan beralasan. Bentuk kenyataan subyektif sesuai dengan kekuatan logis yang terdapat dalam suatu keadaan yang dapat dipertahankan maupun diruntuhkan.
Kebenaran Emas, Kebenaran yang menjadi pedoman dan tidak dapat dibantah lagi karena memiliki aturan-aturan fundamental dalam kebenaran tersebut. Biasanya berupa nasihat juga petunjuk untuk menghadapi suatu keadaan.

Jika anda mencari kebenaran yang sebenar-benarnya. Kebenaran itu ada di sekitar anda. Kenyataan itu ada dan selalu bersama anda. Dan selalu ada hal yang dapat menjadi suatu kejadian yang berarti dalam kehidupan yang anda alami ini.

Setelah lama memikirkannya kudapatkan beberapa kebenaran yang mampu menjawab berbagai pertanyaan yang muncul. Tak lupa, kekuatan logika lah yang dapat menentukannya. Jika kebenaran itu ada, gunakanlah dengan bijak. Karena anda memiliki hak untuk menentukan masa depan anda sendiri, bukan saya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

(Kesadaran Wanita Alpha:) Vulkano Vulva (3/8)Sinopsis:Berdasarkan karya seorang perempuan, Ratna Ayu Budhiarti
"Matilah Kau di Dadaku" dan "Perempuan Baja"
dalam gejolak magma
Kesadaran perempuan dalam mimpi terkuat
karena berbagai tekanan keadaan
lucu
anak-anak
polos
seadanya
Credits (Kesadaran Wanita Alpha) Vulkano Vulva
Director
Yudi Gentong
Koreografer Kaladian Raharja
Komposer Deden
Performer: Teater Samak
SAMAK2

Selma Jasmine
Adelia Oktaviani
Widiantu Sri Anjani
Aulia Putri Alkamisi
Sulis
Faisal Muflih
Muhammad Fadhila Anhar
M Abdul Agisna Safei
Bayu Hermawan
Naufal Rasyid Shidqy
SAMAK7
Lina Marlyana
Dila Fauziah
Neneng Henti Sugiarti
Risna Abdul Fatah
Fitri Nurhasanah
Aisri Ratna Dewi
Pemusik
Deden
Ijal
Stage Manager
Acep Bari'7
Nada Adan'2
Kru
Dinda
Ginar
Rifaldi
Puri
Ncep Wildan
- dedikasi untuk perempuan, Li Arofu -
"Terima kasih telah menyelamatkan hidupku..."

MASIGIT: WANGUNAN MULIH KA GUSTI TINA PUSEUR JAGAD NAGRI

Minggu, 26 Juni 2016
PASHEMAN Paskibra SMK Negeri 2 Garut bersama teman-teman penari dari komunitas teater tari Garut mementaskan sebuah pertunjukan tari kontemporer yang berjudul "Masigit: Wangunan Mulih Ka Gusti Tina Puseur Jagad Nagri" di acara Sa'alam Ramadhan XVI yang diselenggarakan oleh HISDRAGA (Himpunan Sastrawan Dramawan Garut). Aku ikut serta sebagai koreografer sekaligus direktor kelompok ini. Mencari, berusaha, dan berupaya untuk memahami Kota Garut dari bangunannya, Masjid Agung Garut.

[Video pertunjukan belum diunggah]


Mengenai Hero

K: Pernah nemu literatur yang bahas ini? Aku lagi di tahap 3.
http://www.thewritersjourney.com/hero's_journey.htm

F: Baru sekarang, tapi menurutku kau sudah di tahap 4 atau 5, kalau merecall kembali semua yg kau ceritakan. Menurutku di tahap itulah orang menjadi 'yang lain', bahkan mulai teralienasi

K: Kau mungkin benar. Nampaknya aku masih melaluinya perlahan-lahan.
Setelah ku renungkan, ternyata aku sudah di tahap 6

F: Kira" apakah hero ini punya semacam job mirip ff? Dan test  di tahap 6 berkaitan dengan job? "You either die as hero, or live  long enough to  see yourself become villain" -Harvey Dent, the Dark Knight, menurutmu apakah dalam hero journey ini sang hero bisa misguide, dan mengapa? 

K: Bisa jadi ada semacam sistem job yang termasuk di dalamnya. Yang mengubah job awal seseorang menjadi job transenden.
Jika dikaitkan dengan ku, aku merasakan krisis eksistensial sebagai penari. Setelah pertunjukan masigit, aku menyadari bahwa aku mampu me…