Bully Menurutku


Someday I'll be living in a big ol' city
And all you're ever gonna be is mean
Someday I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean
Why you gotta be so mean?
Semua orang pasti tau dengan yang namanya bully-membully. ya, hal seperti ini tak asing lagi di telinga kita dan sering menjadi sebuah pemandangan di dunia sekolah yang pada saatu sisi penuh tekanan dan pembuat stress berat untuk diriku sendiri.

Jujur, sepertinya hidup bertahun-tahun dengan schooling life membuat diriku jadi membatu akan hal ini. Hidup bertahun-tahun dengan tekanan bully dari orang-orang yang menginjak sekolah yang sama bahkan kelas yang sama denga diriku. Aku sepertinya bosan dengan ocehan mereka dan kini aku sudah terbiasa dengan perkataan mereka.

Sebenarnya masalah bully-membully ini suatu hal yang kecil, tetapi bisa menjadi extremely fatal for orang-orang yang mendapatkannya di situasi yang tidak tepat dan selalu tidak ada waktu yang tepat untuk mengejek orang, benar kan? Dan ini apa yang kumaksud dengan most annoying thing in the world. Ya, mereka kejam dan tidak mau bertanggung jawab atas yang mereka lakukan.

Aku berbeda dan ini mungkin kenapa orang-orang di kotaku cukup diskriminatif terhadap orang-orang yang memiliki exceptional talent, cacat, status keluarga. Orang bisa dengan mudahnya merendahkan orang lain tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada orang yang ia rendahkan. Kenapa? Karena mereka tidak mengetahui apa yang mereka tidak tahu! Dan inilah hal yang beberapa dokumentasi film yang aku tonton mengenai korban pembully-an yang mengatakan
Someday you'll work for me!
That's the point! Kita tidak bisa mengubah orang lain, tetapi kita bisa mengubah diri kita sendiri. Kamu tak perlu pedulikan semua ejekan dan kritikan yang tidak seperlunya. Jangan ikuti perkataan mereka, dan kamu akan bisa melakukan lebih dari apa yang kamu inginkan. Ingat dunia ini berputar dan mereka akan merasakan yang kamu rasakan suatu saat nanti, dan lebih baik kamu fokuskan dirimu sendiri dan jangan pernah masukkan ke hati apa-apa yang mereka bilang.

Yang terjadi padaku, mengalami pelecehan gender dan pembullyan total yang membuat aku stress berat selama bertahun-tahun. Semenjak aku mengenali konselor di sekolah yang sekarang, aku sering berkonsultasi disana dan aku merasa baikan sekarang dan bisa lebih tenang.

Apa-apa yang mereka katakan bisa saja sangat jahat, tapi aku yakin aku bisa meraih impianku dan mereka yang jahat padaku pasti mendapatkan jalan-jalan mereka masing-masing dan aku tidak peduli akan jadi apa mereka nanti. Untuk hal awal, aku pikir positive thinking-lah yang sangat membantu untuk bisa lolos dari tekanan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Diri Mulai Meracau

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

Revenge Puzzle