Langsung ke konten utama

Fokus Terhadap Diri Sendiri : Mimpi dan Kenyataan

Apa kabarnya semua? Saya harap pembaca sekalian dalam kondisi yang baik untuk membaca isi pikiranku pada saat ini. Dan pada postingan ini saya bahas mengenai satu kata, yaitu FOKUS.

Masalah yang kerap banyak orang hadapi. Ketika sebuah niat telah terbentuk maka fokuslah yang salah satunya bertindak agar suatu tujuan dari ideologi pikiran yang dianut bisa tercapai tepat sasaran. Menentukan waktu yang tepat untuk bertindak dan bagaimana melakukan suatu timbal balik yang baik saya pikir seseorang tersebut harus memfokuskan perhatiannya agar tujuan dirinya itu tercapai.


Pengertian fokus yaitu,
bekerja tidak harus dengan memaksakan diri dengan memusatkan pikiran terus-menerus ke suatu titik pekerjaan, (http://www.hprory.com/2011/11/pengertian-fokus-dalam-bekerja.html)
Dengan kata lain fokus adalah pemusatan perhatian pada suatu objektif yang harus dicapai setelah kita menentukan target tujuan yang tentunya dapat memenuhi kebutuhan juga keinginan diri sendiri. Nah, the problem is saya memiliki halangan dalam memfokuskan pada suatu hal yang membuat saya sendiri - dalam beberapa kejadian - . Saya pikir saya selalu mencapai suatu tujuan secara kurang maksimal dan kadang berakhir kacau ketika proses yang telah direncanakan saya kerjakan. It's always end up as a mess

Banyak pikiran yang menghantui saya akhir-akhir ini. Apakah saya benar-benar bisa menentukan masa depan sendiri di kala keadaan diri sepertinya tidak memungkinkan untuk mencapai hal tersebut. Dan saya belum mendapat solusi pasti untuk menentukan pilihan yang pasti untuk diri saya sendiri. Apakah itu akan baik untuk diri saya sendiri atau tidak. Entah untuk memulai sesuatu saja saya selalu harus berpikir beribu-ribu kali untuk menentukan pilihannya. Fokuslah yang selama ini menghambat saya.

Jika hambatannya adalah fokus. Masalah yang saya hadapi hingga saat ini adalah untuk menentukan pilihan untuk diri sendiri. Saya punya ambisi saya punya mimpi dan saya mempunyai kebutuhan untuk mewujudkannya. Saya harus berusaha dengan sekuat tenaga, tetapi apa daya. Saya belum mengetahui jalan yang tepat untuk mencapai suatu target yang telah saya tentukan jauh-jauh hari. Strategi yang tepat untuk mencapai target yang saya inginkan pula resiko yang aku hadapi. Aku belum mengetahuinya.

Untuk menemukan suatu jalan menuju masa depan saya menemukan dua istilah yang beberapa kali harus aku perhatikan, yaitu antara mimpi dan kenyataan. Ketika saya memulai untuk melakukan suatu hal berarti ada sesuatu yang seharusnya saya dapatkan. Dan ketika saya telah menentukan target saya untuk kedepannya, orang bilang itu hanya mimpi dan no way for me untuk mewujudkannya. Masa iya?

Mimpi yang saya kejar adalah untuk diri saya sendiri. Ketika saya mendapatkan sebuah visi untuk melakukan suatu aktivitas, berarti selanjutnya misi dibentuk untuk mencapai visi yang ditentukan. Apakah saya harus break the rule  untuk mencapai tujuan tersebut atau saya harus mencari alternatif lain untuk mncapainya.

Kenyataannya setiap tujuan akan menjadi jalan buntu jika kita tidak mempunyai usaha sama sekali. Ataukah kita telah berusaha berulang kali tetapi tujuan tersebut tak kunjung tercapai. Dan mimpi yang telah diperjuangkan sirna begitu saja ketika kita kehilangan niat untuk mencapainya, karena kita berpikir itu hanyalah mimpi.

Ya pada akhirnya pilihan tersebut tergantung pada diri kita sendiri. Apa kita benar-benar pantas untuk mencapai target yang kita inginkan. Resiko seperti apa yang akan kita hadapi. Dan hal lain yang akan selalu menjadi pertimbangan. Dan saya memulai berpikir untuk memilih membuat hidupku sebagai suatu petualangan yang harus saya hadapi sekuat tenaga saya. Dan pada akhirnya saya akan fokus pada pilihan yang saya pilih dan tidak akan pergi meninggalkan target yang saya telah tentukan.

OK kawan! sepertinya ini cukup untuk saya agar saya tidak selalu overthinking selanjutnya. Saya harus bisa fokus terhadap satu hal dengan baik. Aku yakin aku bisa mencapai tujuan dan mimpi besarku...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

(Kesadaran Wanita Alpha:) Vulkano Vulva (3/8)Sinopsis:Berdasarkan karya seorang perempuan, Ratna Ayu Budhiarti
"Matilah Kau di Dadaku" dan "Perempuan Baja"
dalam gejolak magma
Kesadaran perempuan dalam mimpi terkuat
karena berbagai tekanan keadaan
lucu
anak-anak
polos
seadanya
Credits (Kesadaran Wanita Alpha) Vulkano Vulva
Director
Yudi Gentong
Koreografer Kaladian Raharja
Komposer Deden
Performer: Teater Samak
SAMAK2

Selma Jasmine
Adelia Oktaviani
Widiantu Sri Anjani
Aulia Putri Alkamisi
Sulis
Faisal Muflih
Muhammad Fadhila Anhar
M Abdul Agisna Safei
Bayu Hermawan
Naufal Rasyid Shidqy
SAMAK7
Lina Marlyana
Dila Fauziah
Neneng Henti Sugiarti
Risna Abdul Fatah
Fitri Nurhasanah
Aisri Ratna Dewi
Pemusik
Deden
Ijal
Stage Manager
Acep Bari'7
Nada Adan'2
Kru
Dinda
Ginar
Rifaldi
Puri
Ncep Wildan
- dedikasi untuk perempuan, Li Arofu -
"Terima kasih telah menyelamatkan hidupku..."

MEMENTO KESADARAN WANITA 2 : SEJARAH RUSUK

Konser M.O.R.R.O plus Pertunjukan Karya Kaladian RaharjaKESADARAN WANITA 2: SEJARAH RUSUK
KOREOGRAFER: KALADIAN RAHARJA
AKTOR: LI DAN KAER

Terima kasih atas kenangan yang indah di kegiatan SEMALAM: SENI MENDEKAP ALAM @Papandayan Camping Ground. -Sabtu, 14 Januari 2017


Resolusi X Lingkaran Setan

Kamu udah mulai mengeksekusi langkah recovery?1. IntegrasiAku menemukan bahwa masih ada sebagian diriku yang terblokir. Oleh karena itu, aku mencari trigger untuk dapat mengakses kembali memori dan recover.2. Advanced ResolutionAku sedang mendefinisikan cinta si kampret. Kenapa ia bisa mencintai ku hingga ia memutuskan hubungan dengan ku. Aku lakukan karena ada keyakinan bahwa ia akan kembali. Keyakinan ini ku rasa mengganggu. Aku berusaha memahami itu.Jalan Resolusi
1. Trigger
2. Rekoleksi Memori
3. Pemrosesan Memori
4. Fragmen Resolusi
5. Resolusi LanjutanJalan Lingkaran Setan
1. Trigger
2. Rekoleksi Memori
3. Doom
4. Katastropi
5. Resentimen