Langsung ke konten utama

Crossdress Video Klip

Jangan lihat xD
Hari ini adalah hari yang cukup melelahkan. Saya harus menyelesaikan tugas proyek video klip yang harus selesai dalam beberapa hari lagi. Dengan kelompok berjumlah 5 orang yaitu; Saya, Andriawan, Indra, Dindin dan Faisal. Kita berjuang menyelesaikan ini dalam beberapa seri perjuangan.

Perjuangan Pertama

Lagu yang kami pilih untuk video klip yang telah kami rencanakan gagal total. Dengan waktu yang cukup mendesak ini. Sang sutradara, yaitu Andriawan mendapat ide untuk mengganti lagu dan konsep video klip menjadi "Menghapus Jejak" milik Peterpan.

Nah setelah lagu ditentukan. Perencanaan proyek ini, dibuat dari awal (lagi).
Sutradara, Andriawan dan Pemeran Utama, Faisal

Perjuangan Kedua

Agar video klip terlihat lebih menarik Andriawan memiliki ide untuk membuat salah satu di antara crew untuk bercrossdress ria. Kelompok kami meminjam rok Antika dan jaket milik Fitri. Setelah rundingan cukup sengit akhirnya saya yang mendapatkan peran pemain crossdress. Yang awalnya cukup membuatku sangat malu sekali. Tapi, apa boleh buat. Proyek ini harus berhasil.

Akhirnya -_-

Perjuangan Ketiga

Kami mengundang beberapa orang yaitu Antika, Nuri dan Vicra. Antika ditugaskan sebagai Tata Rias, Nuri mendampingi Antika dan Vicra mendokumentasi kegiatan syuting ini. Untuk properti saya memakai rok milik Antika, jaket Fitri dan Taplak meja sebagai kerudung yang aku pakai. Sungguh konyol apa yang aku lakukan. :P

Sebelum Syuting

Faisal Sebagai Penyanyi

Indra Sebagai Petani

Jangan lihat (lagi)

Dipasang kerudung oleh Antika

Perjuangan Keempat

Setelah semua persiapan selesai. Kami mulai dengan syuting ke lokasi. Lokasi syuting cukup dekat dengan sekolah. Dan halang rintang yang berada di depan kami yaitu hamparan sawah luas. Saya harus menjaga agar rok yang saya pakai tidak kotor dan tidak terjadi kecelakaan selama kegiatan ini berlangsung. Adegan yang digunakan pun simple, saya cukup mengejar-ngejar Faisal dengan wajah polos. Hahaha
Adegan Pertama

Action! Dan aku berlari

Sempat jahil saat syuting

Dindin menjadi penopang kamera

Perjuangan Kelima

Tinggal beberapa adegan lagi yang harus selesai. Kami membuat suatu adegan tambahan lain dimana saat Faisal, aku dan Indra saling kejar. Lalu kita berhenti dan menari "goyang Caesar" dua kali. Yang pertama hanya pemeran utama yang ikut. Dan yang kedua semua crew ikut serta dalam pengambilan gambar.

Semakin menggila

Perjuangan Keenam

Akhirnya kegiatan syuting selesai. Setelah cukup lelah dengan kegiatan syuting. Kami menyimpan berbagai dokumentasi masing-masing. Dan proses editing akan dilakukan esok hari. Semangat untuk semuanya!!
Tunggu hasil karya kami...

Komentar

  1. kamu smk ya? ambil jurusan multimedia bukan? ini tugas video clip kah? kalo iya, aaah liat ini saya jadi kangen masa2 smk :3

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

(Kesadaran Wanita Alpha:) Vulkano Vulva (3/8)Sinopsis:Berdasarkan karya seorang perempuan, Ratna Ayu Budhiarti
"Matilah Kau di Dadaku" dan "Perempuan Baja"
dalam gejolak magma
Kesadaran perempuan dalam mimpi terkuat
karena berbagai tekanan keadaan
lucu
anak-anak
polos
seadanya
Credits (Kesadaran Wanita Alpha) Vulkano Vulva
Director
Yudi Gentong
Koreografer Kaladian Raharja
Komposer Deden
Performer: Teater Samak
SAMAK2

Selma Jasmine
Adelia Oktaviani
Widiantu Sri Anjani
Aulia Putri Alkamisi
Sulis
Faisal Muflih
Muhammad Fadhila Anhar
M Abdul Agisna Safei
Bayu Hermawan
Naufal Rasyid Shidqy
SAMAK7
Lina Marlyana
Dila Fauziah
Neneng Henti Sugiarti
Risna Abdul Fatah
Fitri Nurhasanah
Aisri Ratna Dewi
Pemusik
Deden
Ijal
Stage Manager
Acep Bari'7
Nada Adan'2
Kru
Dinda
Ginar
Rifaldi
Puri
Ncep Wildan
- dedikasi untuk perempuan, Li Arofu -
"Terima kasih telah menyelamatkan hidupku..."

MASIGIT: WANGUNAN MULIH KA GUSTI TINA PUSEUR JAGAD NAGRI

Minggu, 26 Juni 2016
PASHEMAN Paskibra SMK Negeri 2 Garut bersama teman-teman penari dari komunitas teater tari Garut mementaskan sebuah pertunjukan tari kontemporer yang berjudul "Masigit: Wangunan Mulih Ka Gusti Tina Puseur Jagad Nagri" di acara Sa'alam Ramadhan XVI yang diselenggarakan oleh HISDRAGA (Himpunan Sastrawan Dramawan Garut). Aku ikut serta sebagai koreografer sekaligus direktor kelompok ini. Mencari, berusaha, dan berupaya untuk memahami Kota Garut dari bangunannya, Masjid Agung Garut.

[Video pertunjukan belum diunggah]


Mengenai Hero

K: Pernah nemu literatur yang bahas ini? Aku lagi di tahap 3.
http://www.thewritersjourney.com/hero's_journey.htm

F: Baru sekarang, tapi menurutku kau sudah di tahap 4 atau 5, kalau merecall kembali semua yg kau ceritakan. Menurutku di tahap itulah orang menjadi 'yang lain', bahkan mulai teralienasi

K: Kau mungkin benar. Nampaknya aku masih melaluinya perlahan-lahan.
Setelah ku renungkan, ternyata aku sudah di tahap 6

F: Kira" apakah hero ini punya semacam job mirip ff? Dan test  di tahap 6 berkaitan dengan job? "You either die as hero, or live  long enough to  see yourself become villain" -Harvey Dent, the Dark Knight, menurutmu apakah dalam hero journey ini sang hero bisa misguide, dan mengapa? 

K: Bisa jadi ada semacam sistem job yang termasuk di dalamnya. Yang mengubah job awal seseorang menjadi job transenden.
Jika dikaitkan dengan ku, aku merasakan krisis eksistensial sebagai penari. Setelah pertunjukan masigit, aku menyadari bahwa aku mampu me…