Langsung ke konten utama

Nulis apaan ya?

tuk tik tak tik tuk suara keyboard
Setelah selama dua hari aku terjebak dalam belenggu demam dan panas tinggi. Pada hari ini akhirnya saya bisa sekolah lagi.

Hore! hore! Sekolah hari ini cukup mengasyikkan menurutku.

Ada beberapa log yang aku mau tulis :3

di Sekolah Hari Ini


Pagi hari ini saya bangun pukul 5, mengerjakan kegiatan sebelum sekolah. Dan tiba di sekolah tepat jam 7.

Pelajaran pertama adalah kimia. Pada kali ini saya mempelajari polimer dan sekawannya. Dan juga ada sedikit perbincangan mengenai bakatul bakatul lada. Hahaha

Pelajaran kedua adalah KKPI. Bu eLel menjelaskan mengenai pelajaran HTML yang terlewat saat saya kelas X lalu. Dan memberikan sedikit tugas mengenai Halaman Web yang harus saya posting di blog http://takbagi.blogspot.com

Nah, Olahraga yang menutup waktu belajar hari ini. Kelas yang aku ikuti harus menjalani serangkaian tes senam lantai yaitu Roll Depan, Roll Belakang dan Hand Stand secara berturut-turut sesuai dengan jumlah dan waktu yang telah ditentukan oleh guru Olahragaku Pak Sesep.

Dan sekian kegiatan sekolah, hari ini. Kelas yang aku ikuti selesai tepat sebelum Shalat Jumat dimulai...

Ujikom?

Ganti tema, dan aku pikir akan memikirkan sekali lagi mengenai tema yang akan aku kerjakan mulai minggu depan :3

Semoga semuanya baik baik saja

Yang terpintas

Yang terpintas sekarang. Aku memiliki banyak permasalahan untuk dilalui. Dan saya harus bisa secepatnya menyelesaikannya...

Komentar

  1. Wah mau ujikom ya? stahun ini ujikomnya ngapain? :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah Selesai :D :D
      Aku ujikom buat CD Interaktif

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

(Kesadaran Wanita Alpha:) Vulkano Vulva (3/8)Sinopsis:Berdasarkan karya seorang perempuan, Ratna Ayu Budhiarti
"Matilah Kau di Dadaku" dan "Perempuan Baja"
dalam gejolak magma
Kesadaran perempuan dalam mimpi terkuat
karena berbagai tekanan keadaan
lucu
anak-anak
polos
seadanya
Credits (Kesadaran Wanita Alpha) Vulkano Vulva
Director
Yudi Gentong
Koreografer Kaladian Raharja
Komposer Deden
Performer: Teater Samak
SAMAK2

Selma Jasmine
Adelia Oktaviani
Widiantu Sri Anjani
Aulia Putri Alkamisi
Sulis
Faisal Muflih
Muhammad Fadhila Anhar
M Abdul Agisna Safei
Bayu Hermawan
Naufal Rasyid Shidqy
SAMAK7
Lina Marlyana
Dila Fauziah
Neneng Henti Sugiarti
Risna Abdul Fatah
Fitri Nurhasanah
Aisri Ratna Dewi
Pemusik
Deden
Ijal
Stage Manager
Acep Bari'7
Nada Adan'2
Kru
Dinda
Ginar
Rifaldi
Puri
Ncep Wildan
- dedikasi untuk perempuan, Li Arofu -
"Terima kasih telah menyelamatkan hidupku..."

MASIGIT: WANGUNAN MULIH KA GUSTI TINA PUSEUR JAGAD NAGRI

Minggu, 26 Juni 2016
PASHEMAN Paskibra SMK Negeri 2 Garut bersama teman-teman penari dari komunitas teater tari Garut mementaskan sebuah pertunjukan tari kontemporer yang berjudul "Masigit: Wangunan Mulih Ka Gusti Tina Puseur Jagad Nagri" di acara Sa'alam Ramadhan XVI yang diselenggarakan oleh HISDRAGA (Himpunan Sastrawan Dramawan Garut). Aku ikut serta sebagai koreografer sekaligus direktor kelompok ini. Mencari, berusaha, dan berupaya untuk memahami Kota Garut dari bangunannya, Masjid Agung Garut.

[Video pertunjukan belum diunggah]


Mengenai Hero

K: Pernah nemu literatur yang bahas ini? Aku lagi di tahap 3.
http://www.thewritersjourney.com/hero's_journey.htm

F: Baru sekarang, tapi menurutku kau sudah di tahap 4 atau 5, kalau merecall kembali semua yg kau ceritakan. Menurutku di tahap itulah orang menjadi 'yang lain', bahkan mulai teralienasi

K: Kau mungkin benar. Nampaknya aku masih melaluinya perlahan-lahan.
Setelah ku renungkan, ternyata aku sudah di tahap 6

F: Kira" apakah hero ini punya semacam job mirip ff? Dan test  di tahap 6 berkaitan dengan job? "You either die as hero, or live  long enough to  see yourself become villain" -Harvey Dent, the Dark Knight, menurutmu apakah dalam hero journey ini sang hero bisa misguide, dan mengapa? 

K: Bisa jadi ada semacam sistem job yang termasuk di dalamnya. Yang mengubah job awal seseorang menjadi job transenden.
Jika dikaitkan dengan ku, aku merasakan krisis eksistensial sebagai penari. Setelah pertunjukan masigit, aku menyadari bahwa aku mampu me…