Langsung ke konten utama

Log Acara Seminar Hari Air Sedunia @Aula Mini STTG 24 Maret 2014

Selamatkan Air!
Ehehe, kata yang pertama terbesit ketika akan mengikuti acara seminar kemarin.

Pada hari Senin, 24 Maret 2014 yang lalu saya mengikuti suatu acara seminar bertema "Hari Air Sedunia" yang diadakan di Aula Mini STTG Garut. Kegiatan ini diselenggarakan oleh HIMASIP (Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil) STT Garut. Saya berinisiatif untuk mencatat log kegiatan yang saya ikuti. Dan inilah dia.

08:00
Saya berangkat dari rumah dengan berseragam sekolah lengkap, menaiki angkot. Setelah sampai di terminal aku berjalan ke STTG.

09:00
Aku tiba di Aula Mini STTG. Sebelum masuk ke Aula aku mengisi buku tamu dan menerima souvenir berupa stiker dan sebuah pulpen.

Acara Seminar belum dimulai (Sumber : Pribadi)

09:21
Seminar belum dimulai. Terdapat sekitar 19 peserta telah hadir.

09:24
Salah seorang panitia memberitahukan bahwa salah satu pemateri/someone else untuk keberlangsungan acara ini sedang menerima tamu dari Sumedang yang membuat acara di delay untuk sementara waktu.

09:39
Seminar dimulai

09:40
Pembawa acara menjelaskan runtutan acara.

09:41
Pembacaan ayat suci Al-Quran

09:45
Sambutan-sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana Seminar Hari Air Sedunia.
Pada pidatonya beliau menjelaskan tujuan dari seminar ini yaitu memberi wawasan mengenai manfaat air dan pemanfaatanya di masa yang akan datang

09:47
Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua STTG sekaligus membuka acara seminar.
Beliau menjelaskan sejarah Hari Air Sedunia.
Pada Sidang Umum PBB ke-47 yang dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 1992, keluarlah Resolusi Nomor 147/1993 yang menetapkan pelaksanaan peringatan Hari Air se-Dunia setiap tanggal 22 Maret dan mulai diperingati pertama kali pada tahun 1993.

Beliau juga memaparkan beberapa informasi mengenai
  • Garut sebagai kawasan terlindung
  • Garut sebagai kawasan penyangga
  • Garut sebagai daerah tertinggal; memiliki karakteristik resiko bencana paling tinggi
  • 48% Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi terdapat di Garut. Beberapa yang telah dieksploitasi adalah Darajat dan Kamojang
  • Potensi Pembangkit Listrik Mikro Hidro di Garut
  • Proses kanibalisasi antara pembangunan wisata dan PLTPB
  • Penentu keberhasilan pembangunan, jika 4 aspek ini berkembang; Akademisi - Pebisnis - Government - Community
Beliau menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk menjadi agen perubahan.
Jadilah Agen Perubahan
Pada akhir pidato disampaikan pula semoga hasil dari kegiatan seminar ini dapat ter-implementasi-kan ke dalam langkah-langkah yang konkret.

10:07
Kegiatan Seminar resmi dibuka

10:08
Panitia meminta peserta untuk pindah mengisi bangku paling depan yang kosong.

10:09
Bapak Pemateri menyampaikan materi (Sumber : Pribadi)
Pemateri tiba. Penyampaian materi seminar pertama.
Sebelum memulai materi, pemateri memperkenalkan diri lalu panitia membacakan CV Pemateri

Materi yang saya catat :
Pemateri : Acep Ramdan Rusdani*
Tema : Hubungan air dan pohon
Materi : Pembangunan Kehutanan

Visi dan Misi Dinas Kehutanan Kabupaten Garut

Visi
Terwujudnya pembangunanan kehutan yang lestari bagi kesejahteraan masyarakat
Misi
  • Meningkatkan kemantapan dan keutuhan hutan dan lahan berfungsi ladang di Daerah Aliran Sungai sebagai prioritas
  • Mengoptimalkan pemanfaatan hutan dan hasil hutan
Pemateri menyampaikan beberapa isu strategis yang ada di Garut :
  1. Masih tinggi lahan kritis
  2. Lahan hutan belum termanfaatkan
  3. Kurangnya infrastruktur
  4. Angka Bencana alam tinggi
  5. Konflik wilayah
Sasaran Pembangunan Kehutanan
  • Terwujudnya kelestarian fungsi kawasan hutan dan lahan
    • Tuntasnya penanganan lahan kritis di luar kawasan hutan
    • Meningkkatnya penanganan lahan berfungsi lindung di luar kawasan hutan
    • Kemantapan kawasan hutan
    • Meningkatnya efektifitas pengamanan dan pengawasan hutan secara terpadu
  • Meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan
    • Meningkatnya pemanfaatan usaha hasil hutan, wisata dan jasa lingkungan
    • Meningkatnya produktifitas lahan di sekitar kawasan hutan
Pemateri menceritakan mengenai perusahaan yang akan melaksanakan pembangunan energi mikrohidro di Kecamatan Pamulihan, Garut.

Pemateri menjelaskan program Kebun Bibit Rakyat yang berfungsi untuk
  • Melatih masyarakat untuk gemar menanam
  • Masyarakat masuk hutan untuk menanam
Penjelasan mengenai hubungan pohon dan air
  • Siklus Air
    • Penggunaan air: Air yang limpasan ; Masyarakat dan Dunia Usaha
Salah satu solusi pelestarian pohon dan air yaitu melalui Regulasi Pemda tentang Pohon.

Beberapa saran dari pemateri:
  • Kurangnya kepedulian terhadap lingkungan
  • Peraturan pemerintah seharusnya dapat mendorong perbaikan tata kota
  • Perlunya kegiatan CSR yang langsung di alam
-Materi Selesai-

10:49
Sesi tanya jawab dimulai oleh pemateri

Pertanyaan I
Penanya : Nur Marieska Putri (asal SMA Ciledug Al Musaddadiyah)
Pertanyaan : Bagaimana langkah-langkah untuk menanggulangi kurangnya pasokan air di Garut?
Penanya juga memberi saran untuk membentuk ambassador peduli air di Garut

Jawaban oleh pemateri :
  • Garut terbagi ke dalam 3 zona cuaca
  • Biasanya di Zona C yang kekurangan air
  • Pipanisasi, sanitasi air bersih telah dilaksanakan di Garut
  • Kader konservasi didominasi oleh para pecinta alam, di tingkat SMA belum diadakan.
Sesi tanya jawab diakhiri.
Panitia memberikan kesimpulan dari materi pertama
  • Generasi muda harus dapat merubah image Garut dari wilayah tertinggal menjadi maju
  • Program menanam pohon harus disertai dengan pengembangannya juga.
Materi pertama ditutup

10:59
Panitia menyambut pemateri selanjutnya.
Sebelum memulai, pemateri memperkenalkan diri. Dan panitia membacakan CV pemateri. Panitia membagikan selebaran mengenai materi yang akan disampaikan kepada peserta.

Materi yang saya catat:
Bapak M Iwan S Wiradisastra menyampaikan materi didampingi panitia (Sumber : Pribadi)
Pemateri : M Iwan S Wiradisastra
Materi :
Air untuk Masa Mendatang
Masa Mendatang untuk Air

Sebelum ke materi utama, pemateri menyampaikan suatu renungan yang berjudul "Surat dari 2070".
Renungan ini menyampaikan gambaran betapa sulitnya air dan bagaimana kehidupan yang mungkin bisa terjadi di masa yang akan datang yaitu tahun 2070.

Isi surat yang tercatat :

Aku hidup di tahun 2070
Aku berumu 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun
 Aku mengalami banyak masalah...
-Sebagian teks terpotong, jadi aku rekam sebagian renungan yang disampaikan pemateri-
Klik tombol dibawah untuk mendengarkan sisa rekaman dari renungan ini.

Pembacaan renungan "Surat dari 2070" yang dibacakan oleh pemateri selesai pukul 11:26

Lanjut ke materi utama:
Usaha car wash menjadi salah satu masalah pemberdayaan air. Terdapat 33 titik usaha carwash di daerah Garut.


Pemateri menjelaskan pula bahwa kini air cenderung mahal dan terus mahal dengan berbagai kegiatan dan usaha mengenai air.

Berbagai konservasi telah dilakukan di daerah Garut. Pemberdayaan sumber daya alam yang telah dilaksanakan. Terdapat 35 DAS di Selatan Garut, kualitas air masih biasa - bersih.

-materi lengkap akan saya sampaikan di postingan blog selanjutnya-

Setelah menjelaskan berbagai materi. Pemateri menyampaikan sebuah semboyan
Tata Tengtrem Kerta Raharja
Tanah Endah Tanah Pusaka
Garut Binangkit Rumingkang Tandang
Setelah itu panitia menyampaikan kesimpulan "Air untuk Masa Mendatang, Masa Mendatang untuk Air"

11:40
Sesi Bertanya dimulai

Pertayaan I
Penanya : Eris Fatimah (SMA Ciledug Al-Musaddadiyah)
Pertanyaan : Apa tanggapan pemerintah Kab. Garut mengenai Carwash?

Pertanyaan II
Penanya : Fani* (SMK Ciledug Al-Musaddadiyah)
Pertanyaan : Apa ada kebijakan Dinas Sumber Daya Air?

Jawaban oleh Pemateri :

Pertanyaan I
  • Air sebagai benda ekonomi
  • Terdapat 18 titik tempat usaha Carwash di Kab. Garut
  • Kemungkinan 50% dari usaha tersebut adalah ilegal
  • Sesuai dengan PP No.20 Tahun 2006, usaha carwash bisa didirikan menggunakan izin
  • Perlu adanya budidaya air yang telah terpakai
  • Setiap usaha carwash dianjurkan memiliki reservoir air dan mendaur ulang airnya(water treatment)
  • Operasi usaha carwash per hari maksimal kurang lebih 8 jam
  • Pula diwajibkan untuk membayar pajak air
  • Usaha Carwash harus berizin dan berlokasi dengan radius 12 km
Pertanyaan II
  •  Di dinas terdapat berbagai agenda yang harus dilaksanakan melalui
    • Rencana Pembangunan
    • Rencana strategi
    • Rencana kerja jangka panjang
    • Rencana tahunan
    • dsb
  • Terdapat berbagai Peraturan mengenai sumber daya air
  • Masalah utamanya yaitu irigasi untuk menangani kebutuhan air irigasi untuk pertanian
  • Termasuk listrik pedesaan dari Sumber Daya Air
  • Rehabilitasi saluran pengaliran penggelontoran sungai dari 4 sub DAS tahun 2015-2019
  • Pembuatan pembangunan kanal banjir untuk mengantisipasi banjir di sebelah kiri sungai Cimanuk
Materi II ditutup pukul 11:55. Panitia menyampaikan kesimpulan :
  • Air adalah kebutuhan pokok
  • Air sangat berharga
  • Pemerintah di hadapi dua masalah:
    • Penanggulangan air bersih
    • Kelebihan air kotor dan banjir
  • Pemerintah telah melakukan upaya untuk pemberdayaan air
11:57
ISOMA dimulai. Setiap peserta diberikan paket konsumsi dan diberi waktu untuk Istiraha Sholat dan Makan.

12:48
ISOMA selesai. Pemateri belum tiba. Panitia mengisi acara dengan diskusi ringan.

13:01
Pembawa acara memberitahukan bahwa pemateri sedang mengukur sumur resapan dan meminta waktu sekita 10 menit untuk memulai materi terakhir. Para peserta nantinya akan dibawa ke lantai bawah untuk simulasi pembuatan sumur resapan(dibatalkan, karena hujan)

13:04
Pemateri tiba di aula

13:07
Panitia membagikan selebaran mengenai "Lubang Resapan Biopori" kepada peserta

13:10
Bapak H. Asep A. Dimyati, MP menyampaikan materi (Sumber : Pribadi)
Pemateri : H. A. Dimyati, MP
Materi : Lubang Resapan Biopori
Sebelum memulai materi panitia membacakan CV Pemateri

Materi yang telah dicatat

  • Biopori adalah ruangan/pori dalam tanah yang dibentuk oleh makhluk hidup
  • Lubang Resapan Biopori adalah lubang berbentuk silinder dibuat tegak lurus kedalam tanah, berdiameter 10 cm dan kedalaman 100 cm atau tidak melebihi muka air tanah dangkal
  • Ir. Kamir R. Brata MSc. adalah penemu Lubang Resapan Biopori
-catatan lengkap di postingan blog lain-

14:31
Materi selesai dilanjutkan dengan diskusi

14:53
Diskusi selesai. Materi ditutup dan pemateri memberikan no. kontaknya kepada peserta.

14:58
Acara ditutup

14:59
Sesi foto dan pembagian sertifikat berlangsung

Sekian log acara yang telah saya buat mengenai seminar ini. Saya telah mendapatkan berbagai ilmu mengenai air dan lingkungan. Semoga postingan ini bermanfaat.

NB :
*kemungkinan ada kesalahan nama dalam pengetikan

Komentar

  1. Aku baru tahu kalau ada hari air sedunia hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya gapapa ko mas :)
      yang penting bagaimana cara kita melestarikan lingkungan

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

(Kesadaran Wanita Alpha:) Vulkano Vulva (3/8)Sinopsis:Berdasarkan karya seorang perempuan, Ratna Ayu Budhiarti
"Matilah Kau di Dadaku" dan "Perempuan Baja"
dalam gejolak magma
Kesadaran perempuan dalam mimpi terkuat
karena berbagai tekanan keadaan
lucu
anak-anak
polos
seadanya
Credits (Kesadaran Wanita Alpha) Vulkano Vulva
Director
Yudi Gentong
Koreografer Kaladian Raharja
Komposer Deden
Performer: Teater Samak
SAMAK2

Selma Jasmine
Adelia Oktaviani
Widiantu Sri Anjani
Aulia Putri Alkamisi
Sulis
Faisal Muflih
Muhammad Fadhila Anhar
M Abdul Agisna Safei
Bayu Hermawan
Naufal Rasyid Shidqy
SAMAK7
Lina Marlyana
Dila Fauziah
Neneng Henti Sugiarti
Risna Abdul Fatah
Fitri Nurhasanah
Aisri Ratna Dewi
Pemusik
Deden
Ijal
Stage Manager
Acep Bari'7
Nada Adan'2
Kru
Dinda
Ginar
Rifaldi
Puri
Ncep Wildan
- dedikasi untuk perempuan, Li Arofu -
"Terima kasih telah menyelamatkan hidupku..."

MASIGIT: WANGUNAN MULIH KA GUSTI TINA PUSEUR JAGAD NAGRI

Minggu, 26 Juni 2016
PASHEMAN Paskibra SMK Negeri 2 Garut bersama teman-teman penari dari komunitas teater tari Garut mementaskan sebuah pertunjukan tari kontemporer yang berjudul "Masigit: Wangunan Mulih Ka Gusti Tina Puseur Jagad Nagri" di acara Sa'alam Ramadhan XVI yang diselenggarakan oleh HISDRAGA (Himpunan Sastrawan Dramawan Garut). Aku ikut serta sebagai koreografer sekaligus direktor kelompok ini. Mencari, berusaha, dan berupaya untuk memahami Kota Garut dari bangunannya, Masjid Agung Garut.

[Video pertunjukan belum diunggah]


Mengenai Hero

K: Pernah nemu literatur yang bahas ini? Aku lagi di tahap 3.
http://www.thewritersjourney.com/hero's_journey.htm

F: Baru sekarang, tapi menurutku kau sudah di tahap 4 atau 5, kalau merecall kembali semua yg kau ceritakan. Menurutku di tahap itulah orang menjadi 'yang lain', bahkan mulai teralienasi

K: Kau mungkin benar. Nampaknya aku masih melaluinya perlahan-lahan.
Setelah ku renungkan, ternyata aku sudah di tahap 6

F: Kira" apakah hero ini punya semacam job mirip ff? Dan test  di tahap 6 berkaitan dengan job? "You either die as hero, or live  long enough to  see yourself become villain" -Harvey Dent, the Dark Knight, menurutmu apakah dalam hero journey ini sang hero bisa misguide, dan mengapa? 

K: Bisa jadi ada semacam sistem job yang termasuk di dalamnya. Yang mengubah job awal seseorang menjadi job transenden.
Jika dikaitkan dengan ku, aku merasakan krisis eksistensial sebagai penari. Setelah pertunjukan masigit, aku menyadari bahwa aku mampu me…