Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

MULTI CREATIVE EXPO - Mari Menjadi Anak Muda yang Kreatif -

Pada tanggal 23-24 April 2014 Jurusan Multimedia di sekolahku mengadakan sebuah event berjudul "Garut Multi Creative Expo 2014". Pada 2 hari tesebut saya berpartisipasi dalam acara tersebut. Sebagai alumni, aku pikir ada baiknya untuk bantu-bantu saja di acara tersebut. Inilah apa saja yang aku kerjakan selama acara tersebut.

23 April 2014Hari Pertama dan PembukaanPada hari rabu, 23 April 2014. Aku awalnya tidak berpikir untuk melakukan sesuatu untuk keberlangsungan acara ini. Hingga pada suatu saat Pak Asep Nasrudin, guru Jurusanku. Meminta aku membantu membawa kursi-kursi yang berada di ruangan daerah lobby ke Bale Paminton, tempat acara Pameran berlangsung. Nah, akhirnya aku putuskan pada awalnya untuk membantu mengangkut kursi-kursi tersebut ke truk tersebut. Juga ikut nebeng menaiki truk menuju tempat acara untuk menghemat ongkos. Hehehe :D
Setelah aku tiba di acara, aku mengangkut kursi-kursi ke bagian depan dekat panggung dibantu oleh para adik kelas yang ikut serta neb…

Are you a time killer?

I'm boredI've been playing as someone here :) Are you OK? I acted as myself as the other someone here. I lost myself back at the sea. Well, don't you think it is necessary for us to play?

Hey! Show me something. Is it beautiful? Is it awful? Is it terrific? Is it terrible? Is it nothing?
So back like the old time. How do I recognize that thing to myself. So do I have to react awkward? happy? or overreacting?

I'm just guessing why I do hate boredom. Boredom is something that anybody aware of. That's why the witches are afraid of them. I know it, in just fairy tales. Because I realized that's nothing to do with me.

What I'm doing here is playing a game. It's somewhat refer to a game that witches have been played on us. I played for only just myself. Set my own mission objectives. Taking advantages of anything that had happen. That is something I have to fight over and over. Even it could kill me.

One of the game that I always play is time killing. There's …

- Gadisku - Sebuah Karya dari Seorang Kawan

Lirik
Taufik NRR - GadiskuPertama kali ku berjumpa denganmu Mataku terpaku melihat sosok dirimu Sejak saat itu ku tak bisa lupakanmu Kau yang pertama yang t'lah menarik hatiku
Tapi bayang-bayanglah...
telah merebut kau dariku Ku tak mengerti mengapa semua ini terjadi
Ku kan selalu... Menunggumu Tuk kembali pada diriku
Setiap kata... Yang terucap
Ku hanya dapat bilang... Aku sayang kamu
---
Apa yang aku dengarkan sekarang. Sepertinya beberapa bait dalam musik tersebut menjelaskan apa yang terjadi dari sekian banyak orang. Musik ini aku dapat dari profil souncloud seorang kawan musisi, satu sekolah dan satu angkatan denganku. Aku yakin dia sudah memulai karirnya sejak lama dan aku harap dia dapat melangkah ke jenjang selanjutnya :)

Yang aku suka dari lagu ini. Pembawaannya santai menurutku :) . Menggambarkan sebuah penantian, yang kulihat sebagai bentuk lain dari suatu komitmen seorang laki-laki untuk meraih gadis idamannya. Sweet :D
Selain itu, musik ini benar-benar likeable dan lovable.

Selamat mend…

Akhirnya Selesai UN juga

Akhirnya Ujian Nasional berakhir juga. Hari ini saya telah menyelesaikan 2 pelajaran Ujian Nasional SMK Teknologi yaitu Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan.

Ujian yang dilaksanakan sejak 2 hari lalu ini cukup melelahkan karena mengambil cukup banyak perhatian dan fokus diri. Aku harus mendapat nilai yang baik meski selama  ujian aku tidak yakin apa nilai ujianku sendiri akan bagus nantinya. Selain itu, pengalaman yang kudapat tidak begitu baik tetapi UN yang aku ikuti lebih baik daripada UN SMP yang aku ikuti 3 tahun silam. Dimana seluruh siswanya mendapatkan bocoran kunci jawaban dari berbagai oknum.

Bagaimana pesan kesan saya selama ujian? Nah ini dia ceritanya...
Hari pertama ujian aku ngerasa ada hal gereget akan terjadi. Sejak beberapa hari yang lalu aku mereview gila-gilaan materi pelajaran Matematika yang aku kira akan diuji hari ini. Setelah aku datang cukup pagi hingga teman satu ruanganku memberitahu bahwa yang diuji hari ini yaitu pelajaran Bahasa Indonesia. Nah itulah yang ngeb…

Aku Hanyalah Seorang Pecundang

Kamu tahu orang yang kalah? Orang yang diinjak-injak. Diremas hatinya hingga dirinya menangis. Tak tahu arah. Merasa mati. Putus asa? Tidak! Pikir bangkit adalah yang dirasa. Berjalan sembari di lempari batu orang dan cemooh "Kamu orang gila, tak mungkin terjadi!". Atau berusaha menciptakan lembaran-lembaran kepercayaan setelah tubuhmu remuk karena kesalahan di masa lalu. Mungkin penyesalan, mungkin orang belum tahu. Kamu tak perlu seperti itu. Jalani hidupmu!Pesan di atas adalah apa yang ingin aku sampaikan kepada orang yang bertanya kepadaku suatu saat nanti. Apa yang sekarang aku alami ini sebagian terasa pahit dan sebagian asam. Menikmati dan menenggak butir-butir kehidupan yang telah ditakdirkan padaku untuk saat ini.

Aku pecundang. Ya, aku pecundang. Tetapi bukan pecundang yang merampas hak orang lain. Bukan pula orang yang berusaha memberontak untuk terjadi sesuatu yang melenceng. Aku berusaha membuat perubahan lebih baik untuk hidupku dan juga orang-orang yang aku say…

Walau Sedikit Melenceng

Pillihanku akhirnya terjatuh pada pilihan di atas. Ini adalah sebagai verifikasi untuk entri blog sebelumnya. Ehehe, ada beberapa perubahan yang terjadi pada pilihan yang akan aku pilih selanjutnya. So, apa yang terjadi?

Waktu yang menurutku kepepet dan kekurangan inspirasi adalah penyebab semuanya terjadi. Waktu itu aku disibukkan dengan ujian sekolah dan berbagai ritual lain yang harus aku lakukan sebagai seorang siswa SMK di sekolah.

Universitas yang aku pilih tetap sama namun pilihan jurusan yang waktu itu telah difinalisasi aku batalkan. Segera aku ganti pilihan itu menjadi Jurusan Psikologi dan Bahasa dan Sastra Indonesia. Karena setelah aku pikirkan lebih jauh lagi. Ternyata seni tari dalam hidupku aku tetapkan sebuah kecintaan dan hobi belaka. Bukan bidang untuk menimba profesi dari apa yang telah aku pelajari. Karena menari adalah hidupku dan aku bisa belajar dari siapapun, dimanapun dan kapanpun aku berada. Begitu juga dengan ke jurusan Bimbingan dan Konseling. Karena Psikolog…

Remember?

Mielancholics mengatakan...Saat ibu mendapatkan ulang tahun ibu yang ke-25, kue ataupun ucapan selamat dari orang-orang sudah tak lagi penting.Bukan bermaksud menuduh orang tak tulus, hanya saja sedikit bertanya2... Jika saja tanggal lahir tak dicantumkan dalam FB, atau diri tak memaksa orang lain untuk ingat, apakah mereka akan benar-benar ingat??? :)Pada akhirnya, yang paling ibu hargai adalah orang yang selalu mendo'akan yang terbaik untuk ibu tanpa diminta, tanpa harus diketahui, tanpa harus diingatkan. Setiap saat, bukan hanya di hari ulang tahun saja. Do'a seperti itu yang akan diamini malaikat :)Ibu menyadari itu pada saat ulang tahun kemarin. Mudah-mudahan Rhaka bisa lebih awal menyadari bahwa ketulusan yang ada dalam hati untuk seseorang tak selalu harus dikatakan. Jika seseorang benar-benar tulus, Insya Allah kebaikannya akan sampai di hati orang yang ia sayangi :)Jadi, sebaiknya ibu tak ucapkan apa-apa... ^.^Beberapa kalimat yang masih aku ingat. Apa aku masih ingat…