Langsung ke konten utama

Akhirnya Selesai UN juga

Ruangan bersejarah dimana aku ujian hari ini
Akhirnya Ujian Nasional berakhir juga. Hari ini saya telah menyelesaikan 2 pelajaran Ujian Nasional SMK Teknologi yaitu Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan.

Ujian yang dilaksanakan sejak 2 hari lalu ini cukup melelahkan karena mengambil cukup banyak perhatian dan fokus diri. Aku harus mendapat nilai yang baik meski selama  ujian aku tidak yakin apa nilai ujianku sendiri akan bagus nantinya. Selain itu, pengalaman yang kudapat tidak begitu baik tetapi UN yang aku ikuti lebih baik daripada UN SMP yang aku ikuti 3 tahun silam. Dimana seluruh siswanya mendapatkan bocoran kunci jawaban dari berbagai oknum.

Bagaimana pesan kesan saya selama ujian? Nah ini dia ceritanya...
Hari pertama ujian aku ngerasa ada hal gereget akan terjadi. Sejak beberapa hari yang lalu aku mereview gila-gilaan materi pelajaran Matematika yang aku kira akan diuji hari ini. Setelah aku datang cukup pagi hingga teman satu ruanganku memberitahu bahwa yang diuji hari ini yaitu pelajaran Bahasa Indonesia. Nah itulah yang ngebuat aku lumayan greget saat itu.

Setelah aku tiba di sekolah, ternyata semua ruangan yang digunakan untuk UN dikunci dan aku harus menunggu satu setengah jam lebih menanti pengawas datang, membuka pintu dan akhirnya aku bisa duduk tenang setelah sekian lamanya berdiri. Sungguh menyebalkan. Waktu menunggu itu aku gunakan untuk nebeng ke teman-teman sambil mencuri informasi mengenai materi yang akan diujikan saat ujian dimulai. Karena aku tidak belajar Bahasa Indonesia sama sekali di rumah -_-

Selama 3 hari itu pertama-tama pintu ruangan dibuka oleh pengawas ruangan. Selanjutnya peserta ujian dipersilakan masuk, aku segera duduk di bangku ku yang berada di paling depan dekat pintu. Seseorang di ruangan ujian mempimpin doa. Lalu pengawas membagikan naskah ujian yang berisi soal beserta LJK yang harus aku robek.

Setelah naskah ujian berada di meja saatnya aku beraksi dengan senjata pensil dan penggaris buat ngabuleudan LJK serta penghapus ampuh aku siap membunuh soal-soal yang aku hadapi. xixixixi sadis ya, pastinya. Pertama, isi identitas dan segala tetek bengeknya. Nah setelah itu saatnya membunuh soalnya!

Karena lembar soal boleh dicoret-coret, aku memilih untuk membunuh soal terlebih dahulu dan menjawabnya langsung di lembar soal untuk mengefisienkan waktu. Nah setelah pengerjaan soal selesai, aku tinggal rush ngabuleudan LJK sesuai dengan jawaban yang aku coretkan di lembar soal.

Selama aku mengerjakan soal ujian. Pengawas meminta peserta untuk menandatangan absensi dari bangku ke bangku, orang ke orang, wajah ke wajah. Aku telah menandatangani 12 lembar absensi. Gemasnya lagi, terdapat foto peserta di setiap absensi yang buat aku mual melihat wajahku sendiri. hahaaha

Setelah pembantaian soal selesai. Aku tinggal menuju bel berbunyi dan akhirnya aku bisa pulang. Begitu selanjutnya hingga hari ini :D

Mungkin segini aja yang mau aku ceritain mengenai proses UN yang telah aku hadapi. Semoga nilai UNnya bagus ya. Juga buat kawan-kawan yang sama-sama UN semoga sukses ya :D

Ujian selanjutnya yang aku hadapi tinggal Ujian Masuk Perguruan Tinggi :O

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

(Kesadaran Wanita Alpha:) Vulkano Vulva (3/8)Sinopsis:Berdasarkan karya seorang perempuan, Ratna Ayu Budhiarti
"Matilah Kau di Dadaku" dan "Perempuan Baja"
dalam gejolak magma
Kesadaran perempuan dalam mimpi terkuat
karena berbagai tekanan keadaan
lucu
anak-anak
polos
seadanya
Credits (Kesadaran Wanita Alpha) Vulkano Vulva
Director
Yudi Gentong
Koreografer Kaladian Raharja
Komposer Deden
Performer: Teater Samak
SAMAK2

Selma Jasmine
Adelia Oktaviani
Widiantu Sri Anjani
Aulia Putri Alkamisi
Sulis
Faisal Muflih
Muhammad Fadhila Anhar
M Abdul Agisna Safei
Bayu Hermawan
Naufal Rasyid Shidqy
SAMAK7
Lina Marlyana
Dila Fauziah
Neneng Henti Sugiarti
Risna Abdul Fatah
Fitri Nurhasanah
Aisri Ratna Dewi
Pemusik
Deden
Ijal
Stage Manager
Acep Bari'7
Nada Adan'2
Kru
Dinda
Ginar
Rifaldi
Puri
Ncep Wildan
- dedikasi untuk perempuan, Li Arofu -
"Terima kasih telah menyelamatkan hidupku..."

MASIGIT: WANGUNAN MULIH KA GUSTI TINA PUSEUR JAGAD NAGRI

Minggu, 26 Juni 2016
PASHEMAN Paskibra SMK Negeri 2 Garut bersama teman-teman penari dari komunitas teater tari Garut mementaskan sebuah pertunjukan tari kontemporer yang berjudul "Masigit: Wangunan Mulih Ka Gusti Tina Puseur Jagad Nagri" di acara Sa'alam Ramadhan XVI yang diselenggarakan oleh HISDRAGA (Himpunan Sastrawan Dramawan Garut). Aku ikut serta sebagai koreografer sekaligus direktor kelompok ini. Mencari, berusaha, dan berupaya untuk memahami Kota Garut dari bangunannya, Masjid Agung Garut.

[Video pertunjukan belum diunggah]


Mengenai Hero

K: Pernah nemu literatur yang bahas ini? Aku lagi di tahap 3.
http://www.thewritersjourney.com/hero's_journey.htm

F: Baru sekarang, tapi menurutku kau sudah di tahap 4 atau 5, kalau merecall kembali semua yg kau ceritakan. Menurutku di tahap itulah orang menjadi 'yang lain', bahkan mulai teralienasi

K: Kau mungkin benar. Nampaknya aku masih melaluinya perlahan-lahan.
Setelah ku renungkan, ternyata aku sudah di tahap 6

F: Kira" apakah hero ini punya semacam job mirip ff? Dan test  di tahap 6 berkaitan dengan job? "You either die as hero, or live  long enough to  see yourself become villain" -Harvey Dent, the Dark Knight, menurutmu apakah dalam hero journey ini sang hero bisa misguide, dan mengapa? 

K: Bisa jadi ada semacam sistem job yang termasuk di dalamnya. Yang mengubah job awal seseorang menjadi job transenden.
Jika dikaitkan dengan ku, aku merasakan krisis eksistensial sebagai penari. Setelah pertunjukan masigit, aku menyadari bahwa aku mampu me…