Kerangka

Dimula dari kerangka itu terbentuk. Dalam segita umpama itu, harus disusun menjadi sebuah kerangka. Tuk sampaikan visi. Tuk sampaikan tujuanmu. Tuk sampaikan ideologimu. Tak berpaku dalam luasnya cakrawala pengetahuan yang dalam ini.

Berapa batin yang menuntun seseorang adalah pertanda. Untuk hidup kamu telah diatur supaya mengikuti jalan yang dihalangi barikade hukum. Jika kamu tak bayar kau segera mati. Tak ada yang percaya dalam rupamu demikian. Memisahkan si bodoh dan si pintar.

Ku ingin pergi dan bentuk kerangka sendiri. Tuk jadi tubuh, tuk jadi raga, tuk jadi pikiran. Melepas sayembara berlapis belenggu. Pengaruhi semua orang yang terjejak dan terjejal pemikiran yang terbatasi. Dalam seumpamanya kesibukan bukanlah kesuksesan. Kesuksesan tak terukur dari harta lainkan bagian dari waktu yang diceritakan. Kisah itu, kerangka hidup seseorang yang telah terbentuk jauh sebelum kejadian manusia.

Tak ada cara lain tuk merubah keadaan. Tuk merubah, maka ubahlah. Ubahlah dari diri. Tak ada yang baik dan buruk. Yang baik itu adalah pendirian. Yang buruk itu adalah pendirian. Pendirian yang membatasi baik dan buruk. Jika itu merasa ubahlah niat dan tujuanmu. Maka ubahlah pendirianmu. Menuju dirimu yang kau inginkan. Menuju dirimu yang kau dambakan.

Kerangka, menunjukkan. Dari awal pembentukan sebuah mimpi. Aku punya, aku yakin. Aku hidupkan. Dan kubentuk jadi nyata. Raga dari kerangka terdamba.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Diri Mulai Meracau

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

Revenge Puzzle