Kutub Es

Pagi kutub es
Pelepas tulang maktub ais
Pensunyian darah
Penusuk daging dan hati

Merubuhkan sanubari
Kamu gila aku cemburu
Dia megah dirinya mati
Masak tiang kerumunan api
Bodoh

Bodoh dirinya
Bodoh diriku
Tidak bandingkan suatu akal
Hanya kenikmatan jadi dirinya
Hanya makna menuntut aku

Bual pikir gunung es
Yang terdalam bukanlah melambung
Tetapi rendam dalam-dalam
Remang, tapi itulah juwa

25 Agustus 2014
Rhaka Katresna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Diri Mulai Meracau

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

Revenge Puzzle