Langsung ke konten utama

Marching Band? Here We Go!

Hi guys! Apa kabar?

Kuliah semester 2 sudah dimulai. Kesibukan-kesibukan bersama dosen kembali jadi #LIST untuk kerjaanku di semester ini. Buku-buku sudah menanti untuk dibeli bahkan beberapa di-fotokopi. Semangat tahun ini menyertai kita semua.

Aku mengikuti Unit Marching Band Gita Pakuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Aku mengambil formulir sekitar awal bula Januari, lalu mengikutia Open house Minggu 25 Januari 2015. Lalu, mengikuti kegiatan rutin setiap Selasa dan Sabtu.

So, what's matter on it? Kenapa aku bergabung?

Iseng. Aku pernah bermimpi untuk menjadi seorang Colour Guard. Menari dengan bendera, melemparnya, lalu menangkapnya di udara. Seperti dendam sih, karena ketika SMK dulu kegiatan Drum Band di sekolah gak berjalan mulus.

Aku ingin mengembangkan potensiku dalam menari dengan instrumen. As you know that aku adalah seorang penari.Kenapa tidak untuk mencoba untuk berprestasi di Marching Band?

Then?

Aku menyerahkan formulir pendaftaran Minggu (25/01/2015) bersamaan dengan kegiatan Open House Marching Band Gita Pakuan. Di acara tersebut aku diperkenalkan mengenai Marching Band itu apa, bagaimana sejarah berdirinya, pelatih-pelatihnya, bagian-bagian dari Marching Band seperti Colour Guard, Brass, dan Percussion, serta instrumen-instrumen yang mereka pakai.

Pelatih memberitahukan bahwa alur seleksi di Marching Band Gita Pakuan diawali dengan pematerian dan seleksi secara berkala. Di bulan-bulan awal, para Cadets 'sebutan untuk anggota baru' diajari sikap, fisik, teori dasar musik, dan Marching Manuevering.

Kegiatan Open House ditutup dengan penampilan spektakuler oleh Marching Band Gita Pakuan dan foto bersama Cadets dan seluruh anggota dan pelatih Marching Band Gita Pakuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dari kegiatan ini aku mendapatkan pita, stiker, dan kartu peserta dengan nomor registrasi 015. Dengan posisi baru sebagai Cadets, aku harus mengikuti seluruh alur penyeleksian hingga menjadi anggota.

Foto Bersama (Sumber: twitter @mbgitapakuan)

Jadwal latihan rutin untuk Cadets dimulai setiap hari Selasa pukul 16.00 dan Sabtu pukul 14.00. Cadets memakai Dress Code (biasanya sih, celana Jeans, sepatu kets atau olahraga, dan kaos berwarna) yang ditentukan oleh pelatih.

Latihan Pertama. Cadets diajari tata cara apel, tradisi-tradisi yang ada di unit, dan teori dasar musik. Peraturan baris berbarisnya unik, memiliki ketukan tertentu. Setelahnya Cadets dibagi ke dalam 4 kelompok. Aku masuk kelompok 1.

Kelompok 1 diajari teori dasar musik oleh kak Dida. Beliau adalah pelatih perkusi. Disitu aku diajarkan beberapa hal seperti pengertian seni musik, not, dan sebagainya.

Setelah pematerian, latihan pertama ditutup dengan apel pulang.

Latihan-latihan berikutnya. Selain teori dasar musik, Cadets diajari posture check dan latihan fisik.
Posture check itu... semacam aturan ketika posisi berdiri, ada banyak poin-poin yang harus diperhatikan ketika posture check seperti kakinya, tumitnya, pinggul, dada, dsb. Latihan ini adalah yang paling bikin pegal-pegal karena harus menahan postur tubuh untuk waktu yang cukup lama.
Latihan fisik yang dilakukan adalah berlari, senam, push-up, sit-up, dan lainnya. Sama saja seperti sesi latihan fisik pada umumnya.

Seleksi Tahap Awal. Seleksi tahap awal dilaksanakan Minggu(22/02/2015) pada pukul 09.00. Diawali dengan apel. Cadets dites berlari sepanjang 3 keliling di lapangan Gasibu, Bandung. Aku selesai pada menit ke 5.51. Tes selanjutnya mengenai Teori Dasar Musik selama 90 menit di tempat sesuai kelompoknya masing-masing. Setelah ujian selesai, kegiatan ini ditutup dengan apel.

Sebenarnya pada hari itu ada peristiwa, hihihi. Aku beritahu di bawah ya...

Marching Band! Here We Go?

Orang-orang. Pertama-tama aku sampaikan terima kasih kepada temanku, Haikal Muhammad. Dia yang mengajak aku via BBM untuk bergabung. Meski sebelumnya pernah menjadi pemain Xylophone di drum band sekolah ketika SMK (sekali lagi, meski hanya berlatih tanpa kesempatan untuk tampil), ini adalah mimpi yang aku lanjutkan kembali. Aku harus melewati jalan ini dan terpaksa aku menanggalkan kegiatan-kegiatan di kelompok lain. Maaf...

Sejak awal latihan, aku mengajak seorang teman bernama Abdul Qadar. Atas inisiatif diriku sendiri, aku merasa ia pantas untuk diajak, di balik pandangannya yang penuh pemikiran (Hahaha, teman baik, dia punya potensi). Setelah aku yakinkan, akhirnya ia mau.

Teman-teman kelompok 1, mereka menyenangkan. 

Peristiwa. Saat itu hanya aku laki-laki yang mau bergabung ke bagian Color Guard. Hingga pada suatu pekan latihan, kak Ramdan memintaku untuk ikut seleksi Color Guard ke Tim A. Aku kaget, hahaha, aku baru saja bergabung dan belum bisa apa-apa. Aku sanggupi tawaran itu, alhasil setelah seleksi tahap awal berlangsung, aku ditarik untuk ikut latihan Color Guard oleh kak Ramdan bersama dua orang lainnya, Putri dan Rizki. Aku, Putri, dan Rizki hanya diberi waktu seminggu untuk menguasai seluruh teknik dasar color guard. Aku dan Putri akan dibimbing kak Ramdan selama satu minggu penuh, sedangkan Rizki dibimbing Angel, seorang color guard juga. Seleksi Tim A akan diadakan Minggu (29/02/2015) mendatang. Kami akan diuji dengan seabreg-abreg basic yang harus dikuasai. Ini adalah sebuah TANTANGAN.

Alasan. Aku sudah mempertanyakan alasanku untuk bergabung Marching Band. Jawabanku adalah ya. Aku harus bergabung, aku harus menjadi seorang pemenang kali ini. Hanyalah,
AKU HARUS JADI PEMENANG
Di akhir, aku beritahu kamu. Ini adalah pilihanku, aku mewujudkan hal itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

(Kesadaran Wanita Alpha:) Vulkano Vulva (3/8)Sinopsis:Berdasarkan karya seorang perempuan, Ratna Ayu Budhiarti
"Matilah Kau di Dadaku" dan "Perempuan Baja"
dalam gejolak magma
Kesadaran perempuan dalam mimpi terkuat
karena berbagai tekanan keadaan
lucu
anak-anak
polos
seadanya
Credits (Kesadaran Wanita Alpha) Vulkano Vulva
Director
Yudi Gentong
Koreografer Kaladian Raharja
Komposer Deden
Performer: Teater Samak
SAMAK2

Selma Jasmine
Adelia Oktaviani
Widiantu Sri Anjani
Aulia Putri Alkamisi
Sulis
Faisal Muflih
Muhammad Fadhila Anhar
M Abdul Agisna Safei
Bayu Hermawan
Naufal Rasyid Shidqy
SAMAK7
Lina Marlyana
Dila Fauziah
Neneng Henti Sugiarti
Risna Abdul Fatah
Fitri Nurhasanah
Aisri Ratna Dewi
Pemusik
Deden
Ijal
Stage Manager
Acep Bari'7
Nada Adan'2
Kru
Dinda
Ginar
Rifaldi
Puri
Ncep Wildan
- dedikasi untuk perempuan, Li Arofu -
"Terima kasih telah menyelamatkan hidupku..."

MASIGIT: WANGUNAN MULIH KA GUSTI TINA PUSEUR JAGAD NAGRI

Minggu, 26 Juni 2016
PASHEMAN Paskibra SMK Negeri 2 Garut bersama teman-teman penari dari komunitas teater tari Garut mementaskan sebuah pertunjukan tari kontemporer yang berjudul "Masigit: Wangunan Mulih Ka Gusti Tina Puseur Jagad Nagri" di acara Sa'alam Ramadhan XVI yang diselenggarakan oleh HISDRAGA (Himpunan Sastrawan Dramawan Garut). Aku ikut serta sebagai koreografer sekaligus direktor kelompok ini. Mencari, berusaha, dan berupaya untuk memahami Kota Garut dari bangunannya, Masjid Agung Garut.

[Video pertunjukan belum diunggah]


Mengenai Hero

K: Pernah nemu literatur yang bahas ini? Aku lagi di tahap 3.
http://www.thewritersjourney.com/hero's_journey.htm

F: Baru sekarang, tapi menurutku kau sudah di tahap 4 atau 5, kalau merecall kembali semua yg kau ceritakan. Menurutku di tahap itulah orang menjadi 'yang lain', bahkan mulai teralienasi

K: Kau mungkin benar. Nampaknya aku masih melaluinya perlahan-lahan.
Setelah ku renungkan, ternyata aku sudah di tahap 6

F: Kira" apakah hero ini punya semacam job mirip ff? Dan test  di tahap 6 berkaitan dengan job? "You either die as hero, or live  long enough to  see yourself become villain" -Harvey Dent, the Dark Knight, menurutmu apakah dalam hero journey ini sang hero bisa misguide, dan mengapa? 

K: Bisa jadi ada semacam sistem job yang termasuk di dalamnya. Yang mengubah job awal seseorang menjadi job transenden.
Jika dikaitkan dengan ku, aku merasakan krisis eksistensial sebagai penari. Setelah pertunjukan masigit, aku menyadari bahwa aku mampu me…