Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

Memorandum

Aku berjanji pada diriku sendiri untuk memulai langkah baru. Apapun yang aku lakukan, harus membuat aku selamat dan menjadi lebih baik lagi. Sesingkatnya mungkin, ada aturan yang menahanku untuk bergegas maupun kabur dari peran yang aku mainkan saat ini. Aku yakin, aku tahu, bahwa hal tersebut harus membawa kebaikan bagi orang lain dan orang-orang di sekitarnya.

Hapeku oh Hapeku

Pada akhir-akhir ini saya terganggu oleh keadaan hapeku yang selalu ngadat setiap waktu. Sesekali aku harus menunggu lama untuk menyalakannya. Apalagi hapeku seringkali mati mendadak. Beberapa kawan mengeluhkan kenapa sih aku gak pake smartphone? Jawabnnya simple sih, karena aku gapunya uang buat beli itu barang :v
Ibuku sempat menawarkan hapenya untuk aku pakai sementara waktu. Tawarannya tidak aku terima, karena aku ingin benda yang aku beli sendiri. Supaya aku dapat kontrol penuh atas gadget yang aku pegang.

Catatan Mimpi Kamis, 5 Maret 2015

Seseorang menjalani hidupnya dalam nestapa. Aku melihat laki-laki dalam kesedihan yang dalam. Melihatnya, pasti mengiris hati. Aku berempati. Sakit yang ia rasakan. Sepertinya, mirip dengan apa yang terjadi denganku nantinya. Ada beberapa saat setelah ia begitu terpuruk dan kesakitan. Hingga tubuhnya meledak oleh bom dari dalam dirinya. Lalu dirinya ada lagi, dan tubuhnya meledak lagi.Sebenarnya ini adalah sebuah peringatan. Ada suatu cara untukku supaya bisa mengakali ini. Mungkin ini juga terkait dengan orang-orang yang ada di sekitarku. Lalu sebuah kehidupan yang benar-benar tidak diinginkan. Apa jadinya jika tahun ini menjadi tahun penyadaran untuk banyak orang. Siapa tahu? Kita mengagumi orang yang bertindak di atas. Jelas tindak mereka apa, tetapi kita tidak pernah tahu motif mereka, untuk siapa mereka melakukan itu semua.