Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

Referia

Aku melihat bahwa pada kontinuum ini, aku bertemu dengan seorang sahabat bersama Satriya. Ia sungguh sahabat yang datang untuk berbagi banyak hal.
Aku memperhatikannya menari siang ini. Memperhatikan bagaimana konfigurasi otak mengatur gerakannya. Hingga jauh aku mulai menyadari aliran listrik, aha! Impuls yang menggerakan tubuh. Pandangan semakin luas menjadi sebuah sirkuit. Aku melihat sebuah arus kronologi lain. Apa yang terjadi jika pilihannya aku ubah? Maksudku, aku melihat sebuah jalan dimana ia memilih untuk tidak jadi penari. Semacam seorang prajurit. Kemungkinan yang aku lalui (saat ini) memiliki kemungkinan hanya 0,77%. Aku sangat bersyukur.

Kita Sedang Diuji

Kemarin, seorang kawan saya, kreator seni muda, memperbarui statusnya. Katanya, wartawan yang meliput karyanya ia diancam oleh seseorang. Bentuk inovasi memang memiliki dampak yang baik. Ini membuka cakrawala baru dari pemahaman seni, juga jejak kronologis karya yang tercipta di masyarakat. Ini menjadi masalah bagi mereka yang tidak siap untuk berkembang bahkan menjadi lebih baik. Permasalahan ini belum aku telusuri lebih dalam. Namun, permasalahan ini menunjukkan bahwa ia sedang diuji. Kita sama-sama diuji.

Another More Less Spectacular Workshop!

15-17 Januari 2016, aku mengikuti Workshop Tari "A Contemporary Dance Workshop with Melanie Lomoff" di Nuart Sculture Park atas undangan Bubu Keni dan partner in crime-nya, Bude Ratna. 
Ini merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan!
Kemarin malam [7 Februari 2016], Neng Isma mengabari grup WA mengenai video yang ia unggah tentang workshop ini...

Bagaimana videonya? Singkatnya, aku akan menjelaskan beberapa hal yang terjadi pada workshop ini. Check it out!
Apa yang aku dapatkan dari workshop ini?"Halo! Selamat Datang!" Sapaan hangat datang dari semua orang yang datang. Suatu ide yang hebat dari Bude Ratna untuk membuat grup WA. Peserta workshop jadi lebih mengenal satu sama lain dan satu hal penting, kekeluargaan telah dibangun sejak awal untuk menyatukan kami semua.
Aku merasa terbantu dengan kiriman jadwal dan detil informasi mengenai workshop sebelum workshop dimulai. Namun berbeda dari workshop sebelumnya dengan Jens Bjerregaard, aku tidak mendapatkan handout ten…

This is What We Think About Parent's Love and Care

Today, Arwi tagged me on his Facebook status:

Everyone surely and with TENDER LOVE LOVE, but not everyone knows and is able to receive TOUGH LOVE.
Do you remember when your father or your mother HARD to you?
Maybe then you are confused as to why they are hard to you, but should not they "love" to you?
I have the father with the principle of "If a child is unruly, rattan talk". It certainly made me suffer. But the more I grow, the more I UNDERSTAND why my father had these principles.
Many of my friends who used to be pampered EASE (tender love), now even being "destroyed without direction". But some of my friends who once trained hard, now successfully become doctors, entrepreneurs and even celebrities are always busy with a variety of their achievements.
TOUGH LOVE is not as cruel as you think.
We humans have a mechanism BAD HABITS PAMPERED which if continued would make us ADDICTION bad habit without us knowing. For example, if you are a drug addict, you will de…