Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

MASIGIT: WANGUNAN MULIH KA GUSTI TINA PUSEUR JAGAD NAGRI

Minggu, 26 Juni 2016
PASHEMAN Paskibra SMK Negeri 2 Garut bersama teman-teman penari dari komunitas teater tari Garut mementaskan sebuah pertunjukan tari kontemporer yang berjudul "Masigit: Wangunan Mulih Ka Gusti Tina Puseur Jagad Nagri" di acara Sa'alam Ramadhan XVI yang diselenggarakan oleh HISDRAGA (Himpunan Sastrawan Dramawan Garut). Aku ikut serta sebagai koreografer sekaligus direktor kelompok ini. Mencari, berusaha, dan berupaya untuk memahami Kota Garut dari bangunannya, Masjid Agung Garut.

[Video pertunjukan belum diunggah]


Mengapa Jiwa Penari?

Catatan Mimpi Siang Hari 25 Juli 2016 Ada sebuah pesan,
"Jagalah jiwa penari mu karena ia setia pada mu. Ia mampu melakukan apapun. Maka jagalah ia dan pertahankanlah ia." Aku bertarung dengan banyak orang didampingi oleh seorang laki-laki penari. Ia tampak sangat percaya padaku. Di setiap kesempatan, kami menang. Aku menghadapi seorang kakek. Ia mengatakan, "jagalah jiwa penari mu karena ia setia pada mu. Ia mampu melakukan apapun. Maka jagalah ia dan pertahankanlah ia." Aku membawa penari ke tempat yang aman, mengangkatnya dengan sekuat tenaga. Itu seperti sebuah putaran yang kuat.

Freedom?

It's mind blowing for me. What freedom is it? How do I achieve it. It is heavily implied that freedom comes from something in the head. Is it mind? How do I know? How do I know?

Just think, when and where it could come. You'll find it...

Kegiatan Sa'alam Ramadhan XVI oleh HISDRAGA

Lita Arofu mengundangku menjadi pengisi acara di kegiatan Sa'alam Ramadhan XVI pada hari Senin, 6 Juni 2016. Kegiatan ini diadakan oleh HISDRAGA. Aku menyebut kegiatan ini sebagai Public Stage. Ini berlangsung dari 20 Juni 2016 - 26 Juni 2016.

Aku terlibat dalam enam garapan.

Beralih Bahasa

Mulai saat ini, aku lebih mengutamakan menulis dalam bahasa Indonesia. Tulisan berbahasa Indonesia saya labeli,
bahasa dan tulisan berbahasa Inggris saya labeli,
english Aku pun sedang mempelajari menulis dengan bahasa Sunda. Tulisan berbasa Sunda selanjutnya akan saya labeli,
sunda Semangat belajar menulis ^_^

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Memasrahkan diri. Bukan untuk memendam luka, kemenangan yang sejati didapat ketika membiarkan dan melepas, memaafkan. Mengikhlaskan tuntutan dan ego hati yang tak pantas. Menunduk supaya kepala tidak kejeduk. Menempuh ujian hati yang lekas sembuh. Kaladian Raharja dan keluarga mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin. Selamat hari raya idul fitri.

Kemenangan

Di malam takbiran. Gejolak lain muncul. Mengharapkan orang lain akan menyakitkan diri karena harap yang tak terbalas bisa jadi racun bagi yang mengharapkannya. Harap hanya sekedar harap. Maka karena itu kemenangan dapat diraih dengan, sederhananya,membiarkan dan memaafkan sesuatu terjadi.
Aku ikhlas demi Tuhanku. Aku memasrahkan diriku kepadaNya. Beri aku hati yang baru. Hati yang menang dan diberikan jalan terbaik yang dapat aku tempuh. Proses penyucian diri masih berlangsung. Ya Tuhan, aku bangkit.

Penyucian Diri

Ketika datang saatnya untuk memahami diri, aku menemukan banyak sekali kekurangan dan kesalahan. Aku mengalami banyak tantangan sejauh ini. Tantangan yang berhasil membuat aku paham pada apa yang sebenarnya terjadi pada diriku. Itu membuat aku kuat sekaligus menjadi tidak menyadari apa yang direpresi oleh diri selama ini.
Hal yang dipendam manusia tidak hilang begitu saja. Ia direproduksi ulang pada setiap kesempatan untuk muncul. Setiap ide dibuat berdasarkan beban hidup. Ide tersebut membuat beban lain terakumulasi terus menerus. Jika seseorang belum memahami proses jiwanya maka ia akan terjebak dalam fasad yang sangat berusaha melindungi dirinya. Menjebak dirinya menjadi buta akan realitas.
Kebenarannya adalah kenyataan menyakiti tubuh subjek. Tubuh berusaha menghindari kenyataan. Itu terjadi sejak awal-awal kehidupan. Kebenaran baginya menjadi menyakitkan. Tetapi kebenaran membuka celah abyss dan chaos yang membuat orang memahami semesta dan TuhanNya.
Realisasi diri terus berlanjut. …

Ruang Segi Empat: Kutemukan Sebagian Jawaban

Ketika berseluncur ria mendengarkan musik-musik yang kuputar dari Youtube, aku menemukan sebagian jawaban dari pernyataan kang Markos. Ketika Sa'alam Ramadhan lalu, ia membuat sebuah garapan yang berjudul Ruang Segi Empat. Kita terjebak dalam sebuah ruang simulasi. Seolah-olah kita berada di dalam genggaman perangkat elektronik yang kita genggam dan kita tonton setiap saat.



Video dari Calvin Harris feat. Rihanna ini memberikan sebagian jawaban.