Langsung ke konten utama

Bikin Draf: Menciptakan Karya Bersama

Pada kesempatan ini, aku mendapatkan ide untuk menciptakan sebuah karya bersama teman-temang Psikologi angkatan 2014. Draf ini ku tulis sejak pagi hari hingga sorenya.

[Draf Blueprint Pertunjukan Angkatan untuk Dies Natalis Psikologi UPI 2016]

JUDUL KARYA
Clognition: Clog Ignite Cognition oleh Mahasiswa Depatemen Psikologi UPI Angkatan 2014

RINGKASAN KARYA
Resolusi Angkatan 2014 untuk Departemen Psikologi UPI yang disajikan dalam bentuk seni pertunjukan. Menggabungkan musik yang insightful dengan teknik-teknik dari Expressive Art Therapy, Psikodrama, Body Movement dan Presentasi Tari.

PERAN YANG TERLIBAT
1. 1 klien psikodrama (bisa menggambar)
2. 3 aktor psikodrama
3. 8 penari body movement
4. 1 presenter presentasi tari
5. 3 penari utama presentasi tari
6. Pemusik
7. Hadirin yang terhormat

NARASI KARYA
Karya ini terdiri dari lima fase, yaitu 1) Psikodrama, 2) Body Movement (Disosiatif), 3) Psikodrama (resolusi) dan Body Movement (mirroring), 4) Presentasi Tari, dan 5) Musik Angkatan dan Penutup.

FASE 1 - PSIKODRAMA
Klien dan 3 aktor masuk. Setiap aktor melakukan teknik doubling (mengikuti perkataan klien dan mereproduksinya) dari setiap inner voice yang dimiliki klien secara bergiliran. Lalu aktor ditempatkan oleh klien di kursi yang disediakan. Klien duduk di tempatnya. Aktor mulai memerankan inner voice klien sementara klien menggambar di kursinya.

FASE 2 - BODY MOVEMENT (DISSOCIATIVE)
7 penari masuk. 2/7 penari menjadi korektor dan 5/7 penari menjadi disosiator secara bergantian. Setiap tanda muncul (bisa berupa tepukan tangan, pukulan dram, dan lainnya), disosiator mengubah pose tubuhnya sesuka hatinya. Pose tubuh normal adalah posisi badan berdiri tegak dan simetris. Korektor memperbaiki pose disosiator dengan terburu-buru.
.
Proses psikodrama masih berlangsung.

FASE 3 - PSIKODRAMA ( RESOLUSI) DAN BODY MOVEMENT (MIRRORING)
Seorang penari body movement masuk ditutupi kain berlapis-lapis. Penari lainnya datang menghampiri penari yang tertutup kain lalu melepaskan satu per satu helai kain.

Klien psikodrama menepuk tangan, memberikan tanda pada aktor untuk berhenti. Klien lalu menunjukkan gambarnya pada penari body movement lalu kepada penonton. Klien membawa penari yang sebelumnya tertutup kain menggantikan posisi duduk klien. Penari body movement lainnya  memperhatikan psikodrama layaknya observasi. Klien psikodrama ikut serta dengan penari body movement menjadi observer lalu menepuk tangan untuk yang kedua kalinya. Memberikan tanda pada aktor untuk memerankan inner voice klien kembali.

Beberapa saat kemudian, klien menepuk tangan untuk yang ketiga kalinya. Memberikan tanda pada aktor untuk berhenti. Klien lalu mengambil kain, menempatkan masing-masing aktor psikodrama ke tempat yang dikehendakinya, dan menggunakan kain pada aktor sesuka hatinya. Setelahnya klien menempati tempatnya kembali. Penari yang sebelumnya tertutup kain bergabung bersama penari lainnya.

Klien menepuk tangan yang keempat. Aktor yang tidak ditutupi kain memerankan inner voice klien sementara aktor yang ditutupi kain diam. Lagu "Cinta Kita" karya kelompok Ayu WS dimainkan. Penari Body Movement membentuk formasi lingkaran lalu melakukan teknik mirroring pada satu penari secara bergantian. Klien psikodrama melanjutkan gambarnya.

Setelah lagu berakhir, klien menunjukan gambarnya pada penonton. Klien, aktor, dan penari body movement pergi ke belakang panggung.

FASE 4 - PRESENTASI TARI
Seorang presenter beserta 3 penari utama dan 8 penari body movement masuk menyampaikan presentasi tari berdurasi 5-8 menit dari teks bertema "Resolusi Angkatan 2014 untuk Departemen Psikologi UPI" karya M Faris Dzulfiqar. Pemusik mengiringi presentasi tari.

FASE 5 - MUSIK DAN PENUTUP
Angkatan 2014 berkumpul, berpegangan tangan, bernyanyi bersama. Lagu ditentukan pemusik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

(Kesadaran Wanita Alpha:) Vulkano Vulva (3/8)Sinopsis:Berdasarkan karya seorang perempuan, Ratna Ayu Budhiarti
"Matilah Kau di Dadaku" dan "Perempuan Baja"
dalam gejolak magma
Kesadaran perempuan dalam mimpi terkuat
karena berbagai tekanan keadaan
lucu
anak-anak
polos
seadanya
Credits (Kesadaran Wanita Alpha) Vulkano Vulva
Director
Yudi Gentong
Koreografer Kaladian Raharja
Komposer Deden
Performer: Teater Samak
SAMAK2

Selma Jasmine
Adelia Oktaviani
Widiantu Sri Anjani
Aulia Putri Alkamisi
Sulis
Faisal Muflih
Muhammad Fadhila Anhar
M Abdul Agisna Safei
Bayu Hermawan
Naufal Rasyid Shidqy
SAMAK7
Lina Marlyana
Dila Fauziah
Neneng Henti Sugiarti
Risna Abdul Fatah
Fitri Nurhasanah
Aisri Ratna Dewi
Pemusik
Deden
Ijal
Stage Manager
Acep Bari'7
Nada Adan'2
Kru
Dinda
Ginar
Rifaldi
Puri
Ncep Wildan
- dedikasi untuk perempuan, Li Arofu -
"Terima kasih telah menyelamatkan hidupku..."

MASIGIT: WANGUNAN MULIH KA GUSTI TINA PUSEUR JAGAD NAGRI

Minggu, 26 Juni 2016
PASHEMAN Paskibra SMK Negeri 2 Garut bersama teman-teman penari dari komunitas teater tari Garut mementaskan sebuah pertunjukan tari kontemporer yang berjudul "Masigit: Wangunan Mulih Ka Gusti Tina Puseur Jagad Nagri" di acara Sa'alam Ramadhan XVI yang diselenggarakan oleh HISDRAGA (Himpunan Sastrawan Dramawan Garut). Aku ikut serta sebagai koreografer sekaligus direktor kelompok ini. Mencari, berusaha, dan berupaya untuk memahami Kota Garut dari bangunannya, Masjid Agung Garut.

[Video pertunjukan belum diunggah]


Mengenai Hero

K: Pernah nemu literatur yang bahas ini? Aku lagi di tahap 3.
http://www.thewritersjourney.com/hero's_journey.htm

F: Baru sekarang, tapi menurutku kau sudah di tahap 4 atau 5, kalau merecall kembali semua yg kau ceritakan. Menurutku di tahap itulah orang menjadi 'yang lain', bahkan mulai teralienasi

K: Kau mungkin benar. Nampaknya aku masih melaluinya perlahan-lahan.
Setelah ku renungkan, ternyata aku sudah di tahap 6

F: Kira" apakah hero ini punya semacam job mirip ff? Dan test  di tahap 6 berkaitan dengan job? "You either die as hero, or live  long enough to  see yourself become villain" -Harvey Dent, the Dark Knight, menurutmu apakah dalam hero journey ini sang hero bisa misguide, dan mengapa? 

K: Bisa jadi ada semacam sistem job yang termasuk di dalamnya. Yang mengubah job awal seseorang menjadi job transenden.
Jika dikaitkan dengan ku, aku merasakan krisis eksistensial sebagai penari. Setelah pertunjukan masigit, aku menyadari bahwa aku mampu me…