Langsung ke konten utama

Surat Cinta untuk Jiwa yang Berantakan

(dialihbahasakan dari http://www.timjlawrence.com/blog/2016/12/22/letter-of-love )

Di dalam batinmu kamu meratap sedih, benarkah? Aku melihat teror di dalam matamu. Luka-luka yang telah mengoyak jiwamu itu sangat dalam seperti melekat. Sakitnya lebih nyata daripada nafas.

Aku tahu kamu ketakutan melebihi apapun yang pernah kamu bayangkan, dalam arti yang sesungguhnya, aku melihat kehidupan bahkan lebih mengerikan dari mimpi yang paling membuat putus asa. Dan aku akan membalut manis lukamu dalam keadaan apapun.

Aku ingin membuat satu hal menjadi jelas;

Aku tidak memahami lukamu. Aku tidak punya solusi untuk trauma yang menyerang hidupmu.

Tetapi aku tidak akan menyerah padamu. Aku tidak peduli seberapa benci kamu pada dirimu sendiri, mencaci maki dirimu sendiri, menghina dunia, tidak mempercayai siapapun, terengah-engah dalam kemarahan, meratap dalam amukan, atau merasa ingin kabur. Aku akan berada di sini, di samping kamu, dan aku tidak akan pergi menjauh.

Kasih sayang untuk mu adalah total dan tidak tergantikan. Cinta ini akan terus memikul dan akan melawan bahkan kebencian yang paling kuat dalam dirimu.

Aku menulis demikian supaya kamu dijauhkan dari putus asa. Kata-kataku ada untuk melawan kesepian yang meneror kamu.

Aku tidak dapat memperbaiki kamu, tetapi aku mencintai dan menghargai kamu.

Tinggal lah bersama ku. Aku tidak akan membiarkan kamu terlupakan.

Kamu akan dikenal sampai akhir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

(Kesadaran Wanita Alpha:) Vulkano Vulva (3/8)Sinopsis:Berdasarkan karya seorang perempuan, Ratna Ayu Budhiarti
"Matilah Kau di Dadaku" dan "Perempuan Baja"
dalam gejolak magma
Kesadaran perempuan dalam mimpi terkuat
karena berbagai tekanan keadaan
lucu
anak-anak
polos
seadanya
Credits (Kesadaran Wanita Alpha) Vulkano Vulva
Director
Yudi Gentong
Koreografer Kaladian Raharja
Komposer Deden
Performer: Teater Samak
SAMAK2

Selma Jasmine
Adelia Oktaviani
Widiantu Sri Anjani
Aulia Putri Alkamisi
Sulis
Faisal Muflih
Muhammad Fadhila Anhar
M Abdul Agisna Safei
Bayu Hermawan
Naufal Rasyid Shidqy
SAMAK7
Lina Marlyana
Dila Fauziah
Neneng Henti Sugiarti
Risna Abdul Fatah
Fitri Nurhasanah
Aisri Ratna Dewi
Pemusik
Deden
Ijal
Stage Manager
Acep Bari'7
Nada Adan'2
Kru
Dinda
Ginar
Rifaldi
Puri
Ncep Wildan
- dedikasi untuk perempuan, Li Arofu -
"Terima kasih telah menyelamatkan hidupku..."

MASIGIT: WANGUNAN MULIH KA GUSTI TINA PUSEUR JAGAD NAGRI

Minggu, 26 Juni 2016
PASHEMAN Paskibra SMK Negeri 2 Garut bersama teman-teman penari dari komunitas teater tari Garut mementaskan sebuah pertunjukan tari kontemporer yang berjudul "Masigit: Wangunan Mulih Ka Gusti Tina Puseur Jagad Nagri" di acara Sa'alam Ramadhan XVI yang diselenggarakan oleh HISDRAGA (Himpunan Sastrawan Dramawan Garut). Aku ikut serta sebagai koreografer sekaligus direktor kelompok ini. Mencari, berusaha, dan berupaya untuk memahami Kota Garut dari bangunannya, Masjid Agung Garut.

[Video pertunjukan belum diunggah]


Mengenai Hero

K: Pernah nemu literatur yang bahas ini? Aku lagi di tahap 3.
http://www.thewritersjourney.com/hero's_journey.htm

F: Baru sekarang, tapi menurutku kau sudah di tahap 4 atau 5, kalau merecall kembali semua yg kau ceritakan. Menurutku di tahap itulah orang menjadi 'yang lain', bahkan mulai teralienasi

K: Kau mungkin benar. Nampaknya aku masih melaluinya perlahan-lahan.
Setelah ku renungkan, ternyata aku sudah di tahap 6

F: Kira" apakah hero ini punya semacam job mirip ff? Dan test  di tahap 6 berkaitan dengan job? "You either die as hero, or live  long enough to  see yourself become villain" -Harvey Dent, the Dark Knight, menurutmu apakah dalam hero journey ini sang hero bisa misguide, dan mengapa? 

K: Bisa jadi ada semacam sistem job yang termasuk di dalamnya. Yang mengubah job awal seseorang menjadi job transenden.
Jika dikaitkan dengan ku, aku merasakan krisis eksistensial sebagai penari. Setelah pertunjukan masigit, aku menyadari bahwa aku mampu me…