Rangkaian Koreografi: 12 Tarian Nyawang Bulan

Pada setiap bulan kami menyambut datangnya bulan, Nyawang Bulan sekarang milik siapa?
Ini merupakan bulan kedua perjalanan saya bersama Bengkel Studi Budaya. Sudah dua peristiwa nyawang bulan berlalu. Bulan Yesta tidak saya ikuti, lalu Bulan Asada menikmati bulan sendirian.

Nyawang Bulan: Sebuah Masterpiece

Pada Bulan April/Yesta, Teh Mira menyampaikan sebuah gagasan untuk mempromosikan Kalender Sunda melalui seni pertunjukan. Saya langsung menyetujui gagasan tersebut karena menurut saya itu bisa menjadi efektif. Dalam penanggalan kalender Sunda, waktu bulan purnama telah terhitung dengan baik. Tepat pada 7 suklapaksa terjadi Bulan Purnama.

Ide ini berawal dari lagu Bulan Priangan yang dipopulerkan oleh Rita Tila. Lalu muncul lagi gagasan untuk membuat lagu ini sebagai lagu utama. Teh Mira menghubungi penulis lagu, kami diizinkan untuk menyunting lirik lagu tersebut. 


Berikutnya kita berdiskusi. Lalu menentukan bahwa karya ini bukanlah sebuah karya tunggal, melainkan 12 tarian nyawang bulan yang dipentaskan untuk masing-masing bulan:
  1. Kartika (Bintang)
  2. Margasira (Jalan Diri)
  3. Posya (Tapa)
  4. Maga (Tapak)
  5. Palguna (Kamajaya, Bijaksana)
  6. Setra (Kubur)
  7. Wesaka (Mengingat)
  8. Yesta (Jalan Setapak)
  9. Asada (Lidah)
  10. Srawana (Wani, Berani)
  11. Badra (Budi Pekerti)
  12. Asuji (Suci) 
Koreografi ini diciptakan oleh Kaladian Raharja dan Siti Hofsah. Saya melakukan riset artistik dan konseptual sementara Hofsah berperan dalam olah gerak tari.

Awalnya, aku berikan seluruh peran pada Siti Hofsah, namun aku menyadari bahwa aku telah mencapai pemahaman mengenai Kalender Sunda. Setelah pertemuan sebelum Nyawang Bulan Asada, kami menentukan aku sendiri sebagai koreografer utama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Diri Mulai Meracau

CATATAN AKHIR KARYA KESADARAN WANITA ALPHA VULKANO VULVA

Revenge Puzzle