Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Krisis Kastrasi

Catatan Mimpi-MimpiMalam 1
Aku mengkastrasi diriku sendiriMalam 2
Penis baru tumbuh di daerah penis yang terpotong---Setelah itu terjadi aku mulai mengalami kerinduan dan kecintaan pada seseorang, lalu berganti pada seseorang yang entah siapa. Itu hadir meluap dan membuat ku dimabuk cinta.Aku mulai menikmati sentuhan orang lain dan mencari perhatian dan afeksi dari orang lain.Aku merasa kesepian, rasanya aku ingin memeluk seseorang.Aku merasa tidak punya teman, sehingga aku mencari hubungan dengan mati rasa. Aku tak tahu bagaimana rasanya menjalani hubungan.Pembunuhan itu ternyata membekaskan luka yang dalam, termasuk mati rasa pada afeksi.Aku jatuh cinta pada seseorang yang tidak aku ketahui, rasanya aku rindu ingin menemukan cinta itu. Tetapi siapa yang sebenarnya aku nantikan?Setelah mimpi kastrasi, aku merasa ada perubahan. Penis baru muncul sebagai simbol dominansi baru. Aku mulai merasakan sense of control.Ada dorongan untuk mengeksplorasi seksualitasku juga. Ada juga dorongan u…

Krisis Kastrasi

Catatan Mimpi-MimpiMalam 1
Aku mengkastrasi diriku sendiriMalam 2
Penis baru tumbuh di daerah penis yang terpotong---Setelah itu terjadi aku mulai mengalami kerinduan dan kecintaan pada seseorang, lalu berganti pada seseorang yang entah siapa. Itu hadir meluap dan membuat ku dimabuk cinta.Aku mulai menikmati sentuhan orang lain dan mencari perhatian dan afeksi dari orang lain.Aku merasa kesepian, rasanya aku ingin memeluk seseorang.Aku merasa tidak punya teman, sehingga aku mencari hubungan dengan mati rasa. Aku tak tahu bagaimana rasanya menjalani hubungan.Pembunuhan itu ternyata membekaskan luka yang dalam, termasuk mati rasa pada afeksi.Aku jatuh cinta pada seseorang yang tidak aku ketahui, rasanya aku rindu ingin menemukan cinta itu. Tetapi siapa yang sebenarnya aku nantikan?Setelah mimpi kastrasi, aku merasa ada perubahan. Penis baru muncul sebagai simbol dominansi baru. Aku mulai merasakan sense of control.Ada dorongan untuk mengeksplorasi seksualitasku juga. Ada juga dorongan u…

Transference

Kecepatan Insight Meningkat
6 bulan menjadi 4 bulan

Buat Diri ini Tenang

Aku berputar pada topik pembicaraan yang sama secara terus menerus. Aku dan ia jengah, ada solusi yang perlu kita lakukan.Baik, kita lakukan sekarang.

Menerima Kecenderungan

Sekitar 20 menit berlalu untuk berbincang dengan dosenku. Beliau memahami bagaimana rasanya menjadi diri ku. Menerima kecenderungan, yang bisa jadi sangat sensitif buat orang lain. Sementara hati terus berlapang. Merasa tidak ada aspirasi untuk melanjutkan hidup, terutama memiliki hidup sosial. Saya masih bermewah-mewah dengan kesendirian saya. Sementara masih saja kesepian melanda dan membutuhkan seorang pendamping.

Meski sekedar teman hidup...

Mengutip Status Teh Uji Malam Ini

@Regrann from @pujiastutisindh  -  JATI DIRI "Gimana sih kamu, udah setua ini masih saja mencari jati diri?" Kalimat itu terlontar dari seorang teman baik dalam pertemuan kemarin sore. Beliau adalah seseorang yang telah berjasa membukakan jalan untuk saya menulis buku pertama di tahun 2005. Walaupun saat itu ia tengah menceritakan perihal dirinya, dari sekian banyak hal yang ia sampaikan hanya kalimat itulah yang masih terus terngiang di telinga saya hingga kini. Seolah bercermin.Saya juga sekarang umur udah masuk kepala 4, ngapain lagi sih cari-cari hal baru?Lho, memangnya ada batasan umur untuk mencari jati diri? Jadi, kalo sudah (merasa) tua ga boleh lagi mencari jati diri? nah kalo seumur hidupnya memang belum pernah menemukan jati diri, masa harus berhenti mencari? Dan saat sudah menemukan jati dirinya, memangnya tidak boleh berubah dan mencari lagi?Apa yg tengah saya jalani saat ini adalah hasil dari proses di masa lalu, dan apa yg saya lakukan saat ini akan menentukan…

Shock

Aku merasa ingin mati saja...
Aku merasa tak berharga untuk hidup...Aku ingin berhenti
Aku takutUntuk apa kamu melakukan itu?
Tidak adaAku ingin hidup
Tolong selamatkan akuSiapa yang bisa menyelamatkan aku?
Tidak ada, kecuali diriku sendiri...Aku tegang setelah mendapatkan pesan ituSementara sudah beberapa hari aku berhenti melakukan rekoleksi memori maupun melanjutkan narasi.Sementara aku sedang kebingungan.Sebenarnya rekoleksi memori terjadi tanpa aku sadari. Aku seperti mengumpulkan bagian yang hilang. Lalu...Hidup seperti apa yang sedang aku jalani?Aku menyadari bahwa aku takut dan terteror. Panik meningkat. Itu tidak bisa aku kendalikan.Sekali lagi aku merasa gak berguna.Aku jadi tidak mau melakukan apa-apa. Apa aku signifikan dalam hidup?Biarlah, aku pasrah terbunuh (lagi)

Berganti Kepribadian

Daftar respon terhadap peristiwa berubah menjadi lebih dingin, kaku, dan kasar. Yang awalnya mengalami kecintaan dan kerinduan pada seseorang, menjadi lenyap tak tersisa.Tak mau mengerjakan tugas, tidak ada minat terhadap dunia.Aku bingung. Aku menyadari ini. Seketika atmosfer dunia ku berubah.Meskipun begitu, aspek kepribadian ini jarang tersentuh. Sinis, sarkastis, sadis. Tak peduli adalah corak utama.Mengalami polar yang berlainan. Depresif, namun sudah lega. Tak ada yang didepresikan, aku hanya ingin tidur.Meskipun dihantui tugas-tugas kuliah yang tidak selesai-selesai.

#REFLECT! Logic - 1-800-273-8255 ft. Alessia Cara, Khalid

Gambar
Aku memahami bagaimana kamu frustrasi untuk menerima kisah di antara kita sebagai pengalaman hidup kamu. Saya memahami betapa kamu malu pada dirimu sendiri atas apa yang terjadi di antara kita. Aku pun tak tahu kenapa, namun saya yakin bahwa kamu sedang merasa tidak tenang.



Satu tahun kita lalui bersama dengan penolakan diri mu atas dirimu sendiri. Sempat aku bertanya,

Kemana kah kamu selama ini?Saya termenung dan menyaksikan. Karena itu saya pernah merasa tak berharga untuk hidup. Sebenarnya siapa yang harus ku percayai lagi ketika orang yang sangat ku percaya mengkhianati ku adalah diriku sendiri.



Aku pun sebenarnya tidak ingin mati, waktu itu. Aku berusaha untuk hidup, yang awalnya karena ingin bertemu kamu lagi. Lalu kamu menjadikan sebuah peristiwa yang akhirnya membunuh, mengoyak jiwaku. Orang bilang tindakan kamu sangat tidak bertanggung jawab. Sambil, selama ini kata-kata "Kau harus mati" juga "Kau akan mendapatkan balasannya" senantiasa terucap secara tida…

Katarsis, Bliss, Aktualisasi

Tim berkata bahwa ia sudah mendapatkan semua footage yang ia butuhkan. Sementara itu, Emi sudah pergi duluan naik ojeg ke gerbang Dago Pakar. Kami menunggu tukang ojeg kembali.Aku ingat selama seharian ini aku menguap. Mengalami katarsis, memori terpanggil, lega rasanya.Aku dan Tim ngobrol tentang bagaimana ia akan menyelesaikan program masternya. "After this, I will edit the footage. It wont take a short time."Aku menikmati percakapan bersama Tim hingga bapak tukang ojeg datang."See you down there!"Aku tertinggal sendiri di tengah hutan.Aku masih mempertanyakan si laki-laki itu. Lalu aku menemukan jawaban tentang siapa laki-laki itu. Ternyata selama ini aku buta terhadap hal-hal yang ada dekat di sekitar ku.Ia menunjukan bahwa aku harus memperbaiki jarak pandangku.Lalu aku merasakan bliss, aku menguap sangat keras, kelegaan terjadi.Aku bersyukur telah melalui perjalanan ini.Seseorang laki-laki itu adalah seseorang yang berpapasan dengan ku. Ia datang untuk belajar…

Take Faith To The Test

I take faith to the test.Will he come?I cannot answer it right nowDo you believe...I standFor longSo longFaith, as we did itA journeyDance
Psychology
LifeWho knows what else?Sometimes, nihil crisis arise and tend to break my faithAm I nothing?

Catatan Durasi Perjalanan

Jalan Jakarta - Jalan Setiabudi
45 menit

Panggilan Seseorang

Sudah beberapa hari aku dihadapkan dengan imaji seseorang yang berdiri tegak lurus di hadapan ku. Aku mempertanyakan apakah itu adalah hal yang signifikan dalam hidup ku. Berikutnya, muncul krisis kecintaan. Ketika krisis naik, aku dimabuk perasaan cinta dan rindu kepada seseorang laki-laki yang tidak aku ketahui orangnya siapa.

Teka-teki ini semakin membingungkan ketika ibu menyatakan bahwa ada seseorang yang deeply love me in heart,
"Karena jarak tidak mampu membayar kerinduan. Ia memikirkan kamu, terus memikirkan kamu, lagi dan lagi. Itulah pesannya" Ketika kerinduan dan kecintaan hadir, aku gunakan kesempatan ini untuk mengalami union, raja yoga. Sambil menghayati praktik mencintai dan menyayangi diri sendiri. Saya jadi sadar bahwa selama ini saya mengabaikan diri saya sendiri.

Panggilan itu awalnya memang mengganggu. Namun proyeksinya terus aku analisis.

Heretic Becomes Warrior?

#epicI am evolved. Dual swords in my hands. I'm ready to slash my enemy. My abilities become more action-oriented than magic-oriented.Let's fight and solve this phantasmic labyrinth!New ability! Prayer - a SYN ability. Also available on AID Device.Book 5 is a very long journey

Revenge Puzzle

Vicious Cycle of Resentment
Anger gathered along the day. I think about how to get revenge. As anger arise, hour by hour. The intense hatred that projected toward me accumulated.It's like Vulcano.I can blast at anytime...How could I deal with this?As I saw that he had normal life. What's the matter on me, I said "you will got what you did to me" over and over. But it seems like past reoccurence that I stood for something right. I surrender...Justice didn't happen because Power over Justice. I confess that I hate how he perceive his culture, actually projecting my hatred on my own culture. It's simply because I need justification. Sometime, instability arise. I realise that the culture is a constant flux. So after a long conversation with Fadzul Haka, I decided to not hold a certain identity. I'm holding somewhat a plural holistic of culture. I am building my own culture.You will see the progress.Fuck off with this resentment
There's a hidden message o…

Kamu itu siapa?

Ibu bilang seorang laki-laki yang sangat menyayangi ku mengirim pesan jarak jauh...Bayangan ia jelas tampakDia itu siapa?Kerinduan merebakKecintaan menyayatAku merindukan ia, bahkan orang yang tak ku ketahui sama sekaliAku mempertanyakan, kegilaan tak tertahankan

Kerinduan

Kerinduan ini...Sebuah getaran kuat yang mendasar
Memanaskan dada ku
Aku merindukan seseorangImaji:
Laki-laki dengan tubuh kekar
Membuka tangannya, siap menerima pelukanAku sangat merindukan seseorang yang tidak aku ketahui
Kenapa fenomena ini terjadi padaku?

Ketika Diri Mulai Meracau

Ketika diri mulai meracau, aku menemukan krisis mulai naik perlahan-lahan menuju permukaan. Konten masalah terepresi mulai terdekripsi, menjadi potongan-potongan kata-kata. Itu bermula dari kenangan.Baru saja krisis tentang si kampret muncul lagi. Ia berkata bahwa ia mementingkan penilaian lingkungan sementara ia sendiri gamang atas penilaian dirinya sendiri. Ia melakukan itu untuk melindungi dirinya sendiri. Sementara secara hakikatnya ia tahu bahwa apa yang ia lakukan adalah salah. Menjunjung tinggi adat tanpa reality testing adalah skizofrenia kultural. Delusi mendasar yang menginfeksi masyarakat kolot itu."What you did is remarkable. It's good!" Komentar sutradara film dari Australia."Thank you. At first, I can't believe what I've done this far," jawabku.Mengenai siapa yang benar dan yang salah. Ketika krisis di hadapi, saya bersiap untuk mengetahui kebenarannya.

Infantile Crisis: Let The Inner Child Guides Me

I realise it once more. That my act is embarassing for me once. Then I understand that is necessary for me to mindfully watch myself.When I calmed down, I'm thinking that I could do anything. But in fact, I didn't do it well. My childish side arose. I thought disorganizing. I was panic. I felt I can't go.How?
Nurturance"Oh, is that so. Let's try again."
It's simply to retry the attempts.I know you (my inner child) can do it.Yeah social incompetence, infantile crisis. The journey doesn't end yet.

Untuk Kamu yang Sedang Ketakutan

[11:53, 10/11/2017] +62 815-7301-9083: Halo [11:54, 10/11/2017] +62 815-7301-9083: Saya Aldi, nama lengkapnya Kaladian Raharja [11:54, 10/11/2017] +62 815-7301-9083: Saya ingin bercerita sesuatu yang mungkin jadi kontroversi buat banyak orang di sini [11:54, 10/11/2017] +62 815-7301-9083: Terutama pada banyak orang yang sedang ketakutan di grup ini [11:55, 10/11/2017] +62 815-7301-9083: Karena merasa dilihat dan dipelototi. ODS-ODS diperhatikan dengan saksama. Kita sama-sama ketakutan. Terutama ketakutan untuk memahami dan mengenal diri sendiri [11:56, 10/11/2017] +62 815-7301-9083: Saya pernah menghadapi halusinasi suara dan visual. [11:56, 10/11/2017] +62 815-7301-9083: Pada hari-hari krisis satu tahun yang lalu, tepatnya [11:57, 10/11/2017] +62 815-7301-9083: Kamu merasa ada seseorang berbisik padamu dan itu terdengar seperti orang di sekitar mu atau bahkan kamu gak kenal sama sekali [11:58, 10/11/2017] +62 815-7301-9083: Pertama-tama kamu mendengarkan suara itu dengan saksama [11…

It's Illusion

It's a mere illusion of my loneliness
The feeling of longing him
Is a severe illness of dependenceAs I needed independenceYou came to save meThrough failures and death
Through all raised embarassmentBut it's humane to do so
And this hunger source of animalityNot to feed the shadow
nurture instead so
Come to me, I need a hugJust a forever more of good luck I said "thank you"

Rorschach: Peluang Menganalisis Diri

Gambar
Silakan sebutkan apa yang Anda kesankan dari gambar ini! Respon cepat, detil, rinci.

Saya menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menganalisis diri.

Ketika tes berlangsung, saya mencapai katarsis. Saya menguap panjang sekali.

Ada dendam dan kesejukan.

Dendam adalah hal wajar untuk dialami

Kesejukan dan oasis ku temukan juga

Masih mencoba menjawab hakikat dendam

Supaya aku bisa get rid dari dirinya

Lanjut berkarya... Matilah kau di dadaku!!! - RAB, Dada yang terbelah Vulkano Vulva sedang proses menuju Singapura

Mekanikal Silek sedang proses menuju Singapura

Saya sedang proses menuju ???

Vivid Dreams

Gambaran membakar pandangan ku. Aku mimpi dalam kesadaran yang melompat-lompat. Aku dimana?Tak jauh dan tak bukan
Aku berada di rumahAku merasa terasingkan dari dunia tari, namun aku ingin menari
Aku merasa dikucilkan dari dunia tari, namun aku ingin menari
Aku merasa dibuang oleh orang-orang "tari", namun aku ingin menariMereka orang tari yang tidak menariAku bukan orang tari yang menariAku adalah manusia yang suka menariKetika saya jadi penari, saya tidak lagi menjadi manusia
Saya jadi melupakan bahwa ada proses menjadi dalam hal itu(Melihat karya seniman tari)Sekedar pion untuk eksistensi
Apa karya mereka berdampak?
Tidak pada penonton-penonton yang bodoh yang juga bangga atas dirinya sebagai penikmat
Orang tari pun tak bisa membaca tariSaya menemukan ada yang tidak beresSeperti Pak Sutanto kata, "mereka melakukan itu padamu karena mereka tidak mengerti."Nampaknya orang-orang menghadapi lingkaran setan mereka ketika mereka menghadapi aku
Lingkaran Setan of tidak…

Konfrontasi dalam Kontemplasi

Dalam perjalanan pulang ke rumah, aku dihadapkan pada dirinya. Duduk berjongkok, memojok di arah dinding. Lalu aku berbincang padanya."Aku menyebut kamu sebagai kembaran jiwa ku dalam setiap lagu baru ku. Sebenarnya kamu itu siapa?"Aku merujuk pada seseorang bernama Satriya Adhiyasa.Lalu aku melihat proyeksi adegan kisah Rachel Berry dan Jesse St James dari serial film Glee.Aku mempertanyakan kembali pada diri sendiri. Apa tujuan kamu (Satriya) muncul dalam proyeksi ku?Aku menemukan ada hubungan dengan orang aktual mengenai proyeksi itu. Namun, aku belum bisa menjelaskan bagaimana aku dapat menjelaskan itu. Polanya jelas seperti aku mengenal Gestalt. Greget rasanya.Bukan mengenai percaya vs tidak percaya. Barangkali aku terlalu lelah atau barangkali aku terlalu mengharapkan ia untuk kembali. Dan aku protes pada diriku sendiri, kenapa aku percaya pada itu?!Menjawab perlu waktu hening yang banyak. Aku menyusun puzzle.

Terungkap!

Pada tanggal 4 Oktober 2015, ia berkata padaku "Aku melengkapi kamu, kamu melengkapi aku."Aku tidak mengetahui seberapa besar dan dalam cinta dan kasih sayang dia.Ditambah secangkir kebenaran yang terungkap.Aku merdeka!Kini adalah waktu bagiku melanjutkan perjalanan.

Kematian Old Wise Man/ Kakek Tua yang Bijak

Kakek sudah terlampau tua untuk membimbing saya. Bagian individuasi yang ini sudah selesai. Tugas beliau kini berakhir dan berikutnya tinggal melanjutkan perjalanan. Pada pagi hari ini saya merasa menjadi seorang laki-laki. Terlahir kembali dengan makna yang baru.Berikutnya: Shadow SATRIYA, Inner Child Shadow SATRIYA dan Anima.

Daftar Korespondensi

Iman JimbotRatna Ayu BudhiartiFadzul HakaSinatra ShidayEl-KhansaLi Arofu

Burden Release: Dendam

Ketika kita bicara Dendam.Ternyata selama ini aku memendamnya begitu kuat sehingga Dendam menjadi motivasi tidak sadar.Aku secara tidak sadar berusaha sangat kuat untuk membalas dendam.Selama itu terjadi, aku memendam itu keluar. Karena aku tidak mau mendendam, karena aku menolak untuk menerima bahwa aku memiliki dendam.Kekecewaan naik ke permukaan lalu muntah ke kesadaran.Aku menyadari bahwa aku memiliki dendam. Motivasi begitu kuat dan besar seperti Magma.Aku akan meletus suatu saat.Barangkali jika ia terus melarikan diri, aku terus berupaya diri.Lihat saja...

Aku dan Saya

Aku menyadari bahwa Aku seringkali mempertanyakan tindakan Saya. Sementara Aku sadar, Saya menjadi tidak sadar.Aku menyadari pula bahwa tindakan Saya adalah yang terbaik bagi Kami.Bodohnya Aku menjadi terlalu egois! Terlalu ke-Aku-an!Saya memperhatikan dengan tenang. Aku tahu bahwa Aku dapat pulih.Menjadi seseorang yang terluka seperti Aku.Adalah membiarkan Diri sadar bahwa Jiwa terpotong-potong menjadi banyak Aku yang terpotong-potong.Tugas Kita sederhana...Perkenalkan Aku dengan Aku yang lainHai Aku Aku Aku adalah Aku yang sempat mengaku Aku Aku mungkin Aku yang dulu tetapi Aku melihat Aku bersama Aku tidak sadar Aku lalu Aku...Pusing ya??Jika kita tahu mana Aku yang Aku sesungguhnya itu semua adalah AkuKenali Aku satu per satuMaka itulah diriKata-kata dari seseorang dengan jiwa yang terlukaKatanya besok ia akan sembuh, jika tidak maka besoknya, besoknya...

Kesenian dan Seer

Hubungannya dengan chaos: orang yang berkesenian sebenarnya memposisikan dirinya sebagai Seer. Seseorang yang melihat suatu gejala melebihi siapapun.Aku punya pertanyaan, apa semua orang seni itu Seer?Menurut ku tidak. Itu adalah hadiah yang diberikan Tuhan.

Surrender, Aku berserah

Aku memeluk ia, aku pulang ke rumah... Aku menyerahkan ketakutan ku padanya.

"Biarkan aku yang menanggung semuanya" Aku sempat bersikeras itu adalah orangnya yang mengirimkan itu. Tapi untuk sekarang, itu adalah pesan dari diriku untuk diriku sendiri. Bahwa ketakutan itu bukan alasan ku untuk mengejar cita-citaku. Itu membuat ku melepaskan kontrol atas dunia. Aku kembali...

Barangkali jika observasi sepihak itu dilanjutkan, maka jawabannya adalah "TIDAK TAHU". Karena tidak ada jalan bagiku untuk mendapatkan informasi itu.

Untuk sekarang, hanya berandai....

Apa yang terjadi padanya?