Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Terlalu....

Proyeksi:
Sudah terlalu lama ku menunggu mu... ~mati

Yang Ku Inginkan Dari Dirinya

1. I wanna be a part of your dance
2. I want to dance with you
3. I am belong to you

Akhir dari Vulkano Vulva

2 hari setelah pementasan Kesadaran Wanita Alpha (3/8): Vulkano Vulva, aku menangis semalaman. Ibuku datang dan bercerita tentang kondisi ku yang terpuruk. Tubuhku merasakan sensasi lemah, seperti habis dipukuli, dan ketakutan. Aku tertidur dalam keadaan gemetaran.Esoknya aku merasa ada sesuatu yang lepas dan melegakan. Aku mulai bisa melakukan aktifitas tanpa disertai flashback. Sesuatu yang mengganjal di kepala ku tidak lagi terasa.Ternyata, aku bisa menciptakan koreografi. Aku berhasil menyelesaikan Vulkano Vulva.

Merindukan Seseorang

Tak apa jika aku merindukan seseorang. Itu artinya perasaan cinta sedang dirasakan oleh diri. Meskipun orang yang dirindukan adalah orang yang meninggalkan diriku.Perasaan itu muncul setelah mendapatkan mimpi tentang dirinya. Hingga pukul 09.00 hari ini terlarut dalam perasaan itu.Itu sekedar perasaan, dan aku menemukan bahwa aku larut dalam gejolaknya.Cukup, pergilah.

Fragmen Pemahaman

Kini otak ku mudah men-generate cerita dan gambar-gambar. Setelah fragmen resolusi selesai, kini fragmen-fragmen pemahaman terbentuk. Semakin banyak membentuk wisdomku tentang peristiwa Diabolika.Aku mencapai titik dimana aku yang salah ketika aku (seharusnya) dihukum oleh masyarakat (sebenarnya hanya diri SA dan teman-teman satu sukunya). Sehingga aku yang kebingungan diseret ke mahkamah sepihak dan jiwaku dibunuh di tempat.Dari situ aku mencari fragmen kenapa dan bagaimana pembunuhan itu terjadi. Sanksi sosial tampak hadir seumur hidup. Barangkali itulah kenapa ku sebut diabolika. Karena penerimaan orang lain jadi kebenaran, terlepas dari kebenaran yang sesungguhnya. Juga terjadi demi payung emas yang ia kejar-kejar seumur hidupnya.Aku bergeming ketika fragmen menyebutkan bahwa kita akan terus terpisah. Namun pernyataan "kau akan mendapatkan balasannya" terkuak hingga akar-akarnya. Sebenarnya apa yang sebaiknya ku lakukan supaya jiwa ini tenang? Apa memang perlu ku membala…

Pasca Trauma

Beberapa kali kenangan tentang ia muncul dengan tema "Aku Merasa Kesepian". Memang aku merasa kesepian, lalu aku menemukan bahwa aku menghubungkan itu dengan kenangan tentang dirinya. Diri merasa tak berdaya, tak termaafkan ketika nosi mengenai pembalasan pesan yang tak kunjung dijawab. Ia telah mengabaikan dirinya sendiri dengan mengabaikan orang lain, pesan proyeksinya seperti itu. Aku jadi bingung ketika itu terjadi. Memang masih ada pertanyaan "apakah signifikansi dari dirinya?" Aku ingin menyudahi ini tetapi aku masih penasaran dengan maksud dari pesan itu. Itu langsung berada di hadapan ku. Memang awalnya aku tak berdaya sehingga itu aku biarkan. Karena pesan itu dirasa menyakitkan. Namun kejadian itu memang sangat menyakitkan. Namun kenangan tentang itu sebenarnya tidak menyakitkan. Karena konten itu berisi informasi...

Catatan Mimpi

Bangun tidur, melihat kamar kehujanan. Buku-buku kebasahan termasuk salah satunya buku pinjaman perpustakaan UPI. Lalu aku dikagetkan oleh seekor kelabang yang besar. Aku menghindar. Namun tubuh berat karena mengantuk.

Ternyata Saya Berada di Putaran Roller Coaster Depresi Lainnya

Dramatisasi kesulitan karena gak bisa ngerjain tugas-tugas kampus yang terbengkalai, ditambah flashback yang akhirnya kelar. Realisasi mencapai tujuannya, kesimpulan-kesimpulan yang remeh menjadi pelengkap potongan puzzle yang kecil-kecil.Gue emang korban pelecehan psikologis. Namun gue ingin berhenti nuntut diri gue sendiri.Cukup, udahan. Dan kesedihan larut dan berlalu.Sampe kapan lagi gue terus membaik. Gue bersyukur dapetin proses ini yang kayak roller coaster. Malu-maluin emang, tapi ada joy tersendiri setelah berhasil ngejalanin itu. Gue mendapatkan pengetahuan yang enggak orang lain dapatkan.Gue akui emang kudu ada upaya dan jalan buat terus bisa jalanin ini. Jalan keliatan kalo udah ada upaya. Tapi emang setelah keliatan, loe bakal mati2an buat ngegas diri loe yang kagak bisa maju2. Akhirnya gue balik ke mesin kepribadian gue dan ngebengkel di situ, sampai diri gue bisa lanjut perjalanan hidup ini.Ketika bertemu orang lain, gue akui emang gue bangsat dan kampret. Tapi inilah g…

Wake Me Up from Grandeur Fever

I trembleAll the masks dissoluted
The way is executedInsecurity arises
Then ME side raisesThe grandeur fever down
I realize bad things over me
Couldnt take control
But see more clearly

I miss U

I miss you for a lifetimeSiapa pujaan hati yang sedang ku nanti-nanti?Saya tidak tahu.Perasaan, menunggu seseorang. Menjalani di tengah krisis-krisis yang sudah padam.Aku mencintai mu dari hati yang paling dalam.Menggetarkan medan eksistensi...

Gaslight

#INSIGHT!
Ia memaksa aku untuk percaya bahwa akulah yang salah. Ia memanipulasi supaya aku merasa bersalah. Ia telah meracuni aku melalui tindakannya.Ternyata selama ini pikiran ku menjalankan suatu mekanisme pemurnian pikiran. Aku menemukan bahwa pikiran ku bertahan dan berjuang supaya aku menemukan kebenaran dari peristiwa itu, bukannya untuk menerima pernyataan yang ia lontarkan begitu saja. Jatuh pada kematian jiwa...Meskipun pada akhirnya aku terbunuh karena racun itu. Jiwa ku sekarat selama 8 bulan, September 2016 - April 2017. Aku menyadari bahwa kekerasan psikis yang ia lakukan padaku berdampak menjadi trauma yang mengerikan.Konyolnya adalah...
Supaya bisa melanjutkan pendewasaan diri, aku harus memaafkan peristiwa itu."Karena itu terjadi di luar kendali mu.""Kamu itu sebenarnya tidak salah, ada yang mengendalikan dirinya.""Pahamilah dua sisi dari dirimu dan dirinya!""Sedikit lagi dan kamu akan sampai... memahaminya""Ia merasa sanga…