Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Kenapa Saya Masih Yakin Akan Hal Itu?

Aku rasa itu adalah ungkapan paling jujur yang disampaikan oleh jiwaku."Ia masih membutuhkan aku dan masih kehilangan aku"Aku telah guncangkan pernyataan itu berkali-kali hingga sadar bahwa itu sudah menjadi kebenaran. Sesuatu yang sudah tak bisa diubah lagi, menjadi a priori dan kini aku memutuskan untuk membiarkan itu apa adanya. Perasaan yang kuat, aku mengetahui sesuatu. Dan mesti ada maksud dan tujuan dari peristiwa ini.Jika sekarang bukan saatnya aku mengapresiasi cinta dari seseorang maka mencintai diri sendiri adalah hal yang perlu. Pengorbanan kasih mu yang tulus menjadi pengingat bahwa kamu sebaiknya terus jalani hidup. Aku tahu ini bukan waktu yang tepat untuk melanjutkan perjalanan berdua. Namun, apa pun yang terjadi... aku masih mau menerima kamu setelah mendengar bagaimana dunia berjalan dari kacamata mu. Dan kebenaran bahwa hanya aku yang punya tujuan sama dengan mu sudah menjadi kenyataan, nyatanya aku menunggu cukup lama di sini. Aku siap menunggu lebih lama…

Catatan Mimpi: Permainan Puzzle

Aku berada di sebuah kantor parlemen. Ada serangan zombie di situ dan aku cerdas melakukan perekaman dokumen di situ. Tempat itu dikepung ketat oleh keamanan dan kami tidak boleh keluar dari gedung itu. Aku mencari cara untuk dapat keuar dari gedung itu. Ada perpustakaan dan menyelinap masuk ke lantai atas.

Ku Baru Tahu Sekarang

Ku Baru Tahu SekarangKarena kekuatan cinta ku pada ia, waktu itu, sangat besar sehingga aku rela berubah demi dirinya.Aku menyadari memang akulah yang salah, pada awalnya, namun aku menjadi berusaha untuk berubah dari itu.Perubahan yang gradual dari waktu ke waktu. Itu terjadi tanpa aku sadari.Yang ku maksud (secara tidak sadar) tentang pengkhianatan oleh dirinya itu ternyata aku sudah berusaha berubah dan berusaha menjadi apa yang ia mau. Namun ia berakhir memutuskan hubungan dengan ku. Padahal aku berada di titik perubahan yang lebih baik.Itulah perasaan cinta diriku yang ku arahkan pada dirinya akibat perasaan tidak berharga yang tertanam sejak masa kanak-kanak (kini aku paham seberapa mengerikan orang tua + lingkungan sekolah waktu itu).Mungkin maksud dari "kau akan mendapatkan balasannya" adalah mungkin ia akan mengalami hal yang sama, berubah demi seseorang dan berakhir tidak dihargai. Pernah seseorang yang lain berkata "tidak ada orang yang lebih peduli dan perha…

Psyche Upgrade

Menyerap cerita orang lain dan pada akhirnya turut merasakannya. Kini aku mulai bisa membedakan mana perasaan ku dan mana perasaan orang lain, juga mana kenangan ku dan mana kenangan orang lain. Dengan menyadari ini aku memahami bagaimana perjuangan anak itu untuk terus berlanjut dalam kelompok itu. Aku melihat bahwa perkembangan diriku ini signifikan.Diri ini menjadi lebih tenang. Aku menyadari juga bahwa interaksi dengan orang lain membuat tubuh jiwaku bekerja, ada sebuah meteran baru yang aku rasakan. Aku merasa ada baterai emosional dan baterai psikologis. Yang secara visual dimunculkan oleh proyeksi pikiran ku. Augmented reality yang aku alami menjadi nyata. Ternyata memang otak dapat membuat software yang dapat aku aktifkan kapanpun. Ada proses pengkodean program, dan setelah program itu jadi, program dapat diaplikasikan pada realitas. Seperti pandangan sederhana hanya memperlihatkan sensori indera, kini sensori tersebut dilengkapi sensor tambahan yang membaca pola-pola yang dit…

Hai Kepribadian Baru!

Bernegosiasi dengan kepribadian baru
Aku kaget menyadari bahwa aku adalah orang yang kasar dan semaunya
Aku sangat berkemauan keras untuk melakukan sesuatu
Aku memiliki disiplin yang tak pernah aku amati sebelumnyaSemakin berintegrasi, fungsi kepribadian jadi semakin kompleks, dan aku belajar terus memahami dinamikanya

Akar dari Segala Kejahatan

Untuk mengatasi agresi akibat krisis yang tidak selesai, termasuk intensi untukmembunuh dirinya, saya memilih untuk memahami kondisi ini sekali lagi.Aku melakukan fighting roleplay untuk mereplikasi peristiwa Basmut Rheinz. Di situ terjadi interpretasi proyeksi sehingga aku memahami maknanya. Ditemukan powerlessness yang menjadi motif utama adanya injustice. Artinya terdapat abuse of power yang akhirnya melukai jiwaku. Ada kekerasan psikologis terjadi, selain kekerasan fisik dengan adanya pemukulan yang ia lakukan padaku di kampus UPI.Jawaban untuk krisis itu ditemukan setelah menghadapi perspektif sinister. Dimana aku mengarahkan segala sasaran pada diriku sendiri. Aku menemukan adanya pola suicidal yang diarahkan dengan perilaku. Aku menyadari bahwa aku merencanakan peristiwa itu semua termasuk skenario "pembunuhan" jiwaku. Dengan perspektif ini ditambahkan pada peta kognitif maka aku memahami bahwa bukan "semua kesalahan ada pada dirinya" melainkan ada sebab dar…

Next Grieving (Kesedihan Berikutnya)

Sudah ku peringatkan beberapa kali pada diriku sendiri bahwa ia bukanlah teman yang baik.Seorang kawan bernama Elga mengingatkan juga, "ia bukanlah teman yang baik. Go on with your own life."Aku menyadari bahwa aku mengalami sebuah siklus Grief yang dikemukaan oleh Kubler-Ross. Bukan karena masih merasa sulit untuk melepaskan ia dari pikiran ku. Namun aku menyesali peristiwa itu.Aku pun menyadari kenapa ia mengabaikan aku, tidak menghubungi aku ketika krisis. Jawabannya sederhana, ia sudah tidak peduli lagi.Muncul kenangan bernosi "malu". Yang artinya ia sudah tidak bisa menerima diriku lagi akibat tekanan sosial. Menunjukan bahwa dirinya rentan terhadap penilaian sosial dan memilih tunduk pada penilaian itu. Sementara saya menyadari juga bahwa penilaian itu BELUM TENTU BENAR.Nosi berikutnya adalah "iri". Aku sedikit tertawa.Kenapa kamu membandingkan dirimu dengan ku?Aku bukanlah untuk ditandingi, melainkan untuk berbagi. Sudah lelah diriku, dan mengingat…

Pertarungan di Desa Tengah Gurun Salihara

Di sebuah desa di tengah gurun.Sinatra dan Alfariz melanjutkan perjalanan. Kita sekarang sedang menyaksikan pertarungan antara mereka dengan seekor Melomantis.Sinatra memegang sebuah pedang kecil. Ia menyerang dengan blaze, pusaran api keluar dari sayatan pedangnya. Ia melompat menghindar, disusul Alfariz yang tangan kosong melakukan tendangan sapuan bawah. Melomantis mundur. Sinatra menyerang, melompat dari atas. "Rasakan ini!" Teriak Sinatra.Sabetan terakhir mengenai kepala Melomantis. Melomantis tumbang. Sinatra dan Alfariz memenangkan pertarungan.JOB TITLE
Sinatra - Thief
Alfariz - MonkPerpisahan menciptakan jarak yang berabad. Dunia yang terpisah antara tiga orang: Kaer, Sinatra, dan El Khansa. Sinatra semakin jauh melangkahi ceritanya.Telah berlalu, pengkhianatan berlalu. Guntara meninggalkan rombongan, sementara prajurit lainnya gugur. Sinatra memutuskan untuk melakukan perjalanan panjang. Mencari batu pemberontakan, itulah nama yang tersebar bagi orang-orang Gurun Sa…

Mengutip Status RAB #ngena

Beberapa orang mungkin pernah mengalami kekecewaan pada temannya hingga memutuskan untuk menjaga jarak. Jarak ini dipahami sebagai hal yang jadi sebab. Kesalahpahaman mungkin terjadi karena salah satu atau keduanya tidak mau terbuka atau tidak menerima keterbukaan itu. Atau tidak mau tahu karena prinsip orang lain yang harus selalu memahami dan memaklumi dia, tapi dia tidak peduli dengan timbal balik sebuah pertemanan.Tapi hidup harus terus berjalan. Teman datang dan pergi. Teman sejati yang akan tetap tinggal dengan berbagai kondisi dan setelah lulus uji.Apa pun yang terjadi, semoga yang baik-baik datang menghampiri, semoga kita semua selalu berbahagia.- RAB, 2017

Dinamika Penyucian Diri

Resolusi Pembalasan Dendam itu ada dua. Satu adalah membalaskan dendam itu. Dua adalah melakukan penyucian diri, sebuah istilah yang diperkenalkan oleh Fadzul Haka. Karena membalaskan dendam adalah tidak mungkin karena pada kondisi saat ini ia kabur dan berlari padaku, lalu itu membuat intensi untuk membunuh ia semakin besar, maka penyucian diri dapat menjadi pilihan yang lebih tepat. Aku tidak mau ada pembunuhan terjadi beserta konsekuensi pembunuhan itu sendiri. Meskipun pembunuhan terjadi secara literal terjadi dua kali dengan aku sebagai korban nya. Satu kali oleh seseorang yang saya sebut si mas, ia adalah atas tingkat dari jurusan PGSD Penjas. Setelah peristiwa itu saya jatuh koma dan mengalami krisis yang semakin parah, pada beberapa hari berikutnya ia berteriak-teriak bahwa ia malu kepada setiap orang termasuk memutuskan hubungan denganku, dan perlakuan cold shoulder yang efektif mengintimidasi ku yang waktu itu seringkali kambuh skizofrenia nya. Dua kali oleh dirinya sendiri …

Watch List: Febrianto Sigit

https://youtu.be/KYNIHRI9yykJika aku sudah menonton maka kamu akan melihat komentar ku di situ.

Watch List: Febrianto Sigit

https://youtu.be/KYNIHRI9yykJika aku sudah menonton maka kamu akan melihat komentar ku di situ.

Watch List: Febrianto Sigit

https://youtu.be/KYNIHRI9yykJika aku sudah menonton maka kamu akan melihat komentar ku di situ.

Jangan Biarkan Ia Menggerogoti Mu

Bukanlah ia yang aku mau
Bukanlah itu yang aku mau
Aku menghendaki adanya penyadaran dan pemahaman yang menuntun aku pada keunggulanSehingga hasrat rendahan itu menjadi diminimalisir.Aku sadar (terus dan lagi)

Dialektika Pelegaan

Jika ia mengalami hal yang sama maka aku merasa lega. Ternyata selama ini kita kehilangan masing-masing diriku dirinya, dirinya diriku. Aku berpikir untuk mengirimi ia pesan. Namun aku tahu bahwa itu tidak berguna, ia tidak akan membalas pesanku. Sesekali aku memikirkan "matilah kau, kau akan mendapatkan balasannya." Sementara aku menenangkan tubuh jiwaku. Bayangan ia aku tatap dalam. Ia menertawaiku, setelah menangis membutuhkan aku. Aku digunakan sebagai objek pelampiasan dirinya. Memutuskan tali persahabatan untuk ketenaran dan rasa aman di lingkungan budaya yang antah berantah. Itu budaya beracun, dan depresi menghindari budaya beracun.Kekacauan yang terjadi kali ini mengalir dan bisa dinikmati. Aku menyadari ambivalensi cinta dan benci. Benci ingin membunuh ia di tangan ku sekaligus cinta ingin memeluk ia erat-erat seakan-akan ia tak akan aku lepaskan lagi. Krisis kesepian ku dapatkan dalam kesendirian. Dari sini aku memahami dan menyadari kelemahanku, aku merasa lemah.…

Mengatasi Depresi

Meskipun sekarang kondisi kejiwaan masih rentan, produktifitas menurun. Menghadapi rungsing dan krisis yang menyambut setiap harinya.
Masalahnya adalah kondisi kejiwaan itu memicu sakit fisik seperti sakit lambung dan migrain.
Itu terjadi secara tidak sadar.
Untuk menghentikan itu, saya perlu menyadari proses berpikir yang tidak sadar.
Sambil mengatasi gejala fisiknya dengan minum obat lambung dan sakit kepala.
Yang terjadi adalah kehilangan motivasi dan numb (mati rasa). Kepala berat tanpa ada niat untuk beraktifitas. Untuk kembali fokus, biasanya saya diam untuk beberapa waktu. Merenungkan peristiwa yg tidak disadari. Setelah semua beres, baru bisa kembali fokus.
Sakit fisik akan berhenti dg sendirinya kalau psikis sudah sehat

Untuk Kita, ODGJ

Kebencian meluap untuk dipertanyakan. Kehilangan produktifitas, motivasi yang sangat besar gagal disalurkan. Depresi berat terus memberatkan hati dan pikiran. Membayangkan itu semua memang butuh waktu. Namun cukup dengan membayangkan. Berlaku, act, lakukan apa yang aku mau. Dorongan menjadi lebih disadari dan ku jatuhkan pada primal instinct yang ternyata mau melakukan pekerjaan sehari-hari.Hari-hari yang awalnya ku kira penuh derita sebenarnya sebuah hari yang ku percaya menjadi lebih buruk. Kepercayaan mempengaruhi cara berpikir juga cara pandang. Manusia sudah cukup lama jadi tawanan keyakinan diri mereka sendiri. Tidak mau keluar, denial, takut pada hal yang tidak diketahui.Matilah, maka kematian mendasar terjadi. Biarkan diri kalah, dan lakukan yang terbaik.  Lakukan sesuai apa yang kamu butuhkan, bukan yang kamu harapkan. Untuk kini, kebutuhan lebih utama dari harapan. Harapan untuk sembuh? Tak usah pikir untuk sembuh. Lakukan saja apa yang kamu butuhkan. Karena itu lebih diperl…