Pertarungan di Desa Tengah Gurun Salihara

Di sebuah desa di tengah gurun.

Sinatra dan Alfariz melanjutkan perjalanan. Kita sekarang sedang menyaksikan pertarungan antara mereka dengan seekor Melomantis.

Sinatra memegang sebuah pedang kecil. Ia menyerang dengan blaze, pusaran api keluar dari sayatan pedangnya. Ia melompat menghindar, disusul Alfariz yang tangan kosong melakukan tendangan sapuan bawah. Melomantis mundur. Sinatra menyerang, melompat dari atas.

"Rasakan ini!" Teriak Sinatra.

Sabetan terakhir mengenai kepala Melomantis. Melomantis tumbang. Sinatra dan Alfariz memenangkan pertarungan.

JOB TITLE
Sinatra - Thief
Alfariz - Monk

Perpisahan menciptakan jarak yang berabad. Dunia yang terpisah antara tiga orang: Kaer, Sinatra, dan El Khansa. Sinatra semakin jauh melangkahi ceritanya.

Telah berlalu, pengkhianatan berlalu. Guntara meninggalkan rombongan, sementara prajurit lainnya gugur. Sinatra memutuskan untuk melakukan perjalanan panjang. Mencari batu pemberontakan, itulah nama yang tersebar bagi orang-orang Gurun Salihara.

"Maafkan jika desa kami kurang aman untuk ditinggali. Itu sebabnya kami mengunci rapat-rapat rumah kami," kata seorang warga kepada Sinatra. Sinatra mengangguk. Kini Sinatra dan Alfariz berada di sebuah tempat pub di desa.

TO BE CONTINUED

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Hanyalah Seorang Pecundang

Grieving - Nelangsa

Mulat Sarira