Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Terlalu Depresi

Mirna tiba di pesawat Highwind."Kau tampak murung, cheer up!" Bill memecahkan keheningan."Entah, aku ingin bertemu Beck sekarang.""Sudahlah, dia itu orang aneh. Tak usah kau dekati lagi," jawab Carron."Aku ingin temui ia sekarang"Kini seakan tim kehilangan arah. Tujuan mereka adalah menyelamatkan planet. Namun semenjak kehilangan Beck, nampaknya mereka kehilangan arah."Aku akan menemukan kamu, Beck" Mirna berkata pada dirinya sendiri."Baiklah, akan ku bantu carikan dia untuk mu," hibur Bill.

Elena Pindah Rumah

"Siapa lagi yang mau membantu mengangkat kotak-kotak ini?" Elena bertanya pada anggota kelompok.Tak satu pun menjawab."Kalau begitu, kelompok ini saya bubarkan. Kalian boleh pulang."Semua pulang sembari berbisik-bisik. Entah apa yang mereka ceritakan."Aku lelah..." kata Elena."Sini, aku bantu." Jawab Rudolff."Terima kasih, kau orang baik""Tak usah kau pikirkan""Sungguh"Elena dan Rudolff selesai memindahkan kotak-kotak."Warga di sini aneh ya, mereka hanya melihat saja tanpa mau berkomunikasi," Elena berkata."Syukurlah kau segera berangkat. Aku khawatir  kamu jadi gila bila terus berada di sini. Tapi kemana kau akan pergi?""Pergi jauh hingga ku tenang dan menggapai cita-citaku.""Itu pilihan sulit ya?""Aku mengalami mimpi buruk.""Sungguh?""Ya, sebaiknya ku bergegas."Elena menaiki truk."Selamat tinggal Rudolff!""Sampai jumpa Elena...&qu…

Elena Pindah Rumah

"Siapa lagi yang mau membantu mengangkat kotak-kotak ini?" Elena bertanya pada anggota kelompok.Tak satu pun menjawab."Kalau begitu, kelompok ini saya bubarkan. Kalian boleh pulang."Semua pulang sembari berbisik-bisik. Entah apa yang mereka ceritakan."Aku lelah..." kata Elena."Sini, aku bantu." Jawab Rudolff."Terima kasih, kau orang baik""Tak usah kau pikirkan""Sungguh"Elena dan Rudolff selesai memindahkan kotak-kotak."Warga di sini aneh ya, mereka hanya melihat saja tanpa mau berkomunikasi," Elena berkata."Syukurlah kau segera berangkat. Aku khawatir  kamu jadi gila bila terus berada di sini. Tapi kemana kau akan pergi?""Pergi jauh hingga ku tenang dan menggapai cita-citaku.""Itu pilihan sulit ya?""Aku mengalami mimpi buruk.""Sungguh?""Ya, sebaiknya ku bergegas."Elena menaiki truk."Selamat tinggal Rudolff!""Sampai jumpa Elena...&qu…

Kebohongan, Krisis dan Putus Asa

Monster yang baru ku sadari. Kebohongan menjadi intrik dan pertanda demam grandiosa. Kenangan yang muncul mengenai itu adalah ketika kelas 4 SD, ketika aku pertama kali berbohong untuk membuat ku terlihat menarik di hadapan teman-teman ku.

Demam Grandiosa Demam ini ditandai dengan meningkatnya perasaan ingin diperhatikan orang lain, kecenderungan untuk menjadi dominan, dan berbohong. Tujuan utama dari demam ini adalah untuk merasakan kebesaran dan kemegahan. Mengambil itu menjadi perasaan kekuatan dan kekuasaan. Perasaan kekuasaan ini membuat diri merasa superior pada orang lain sehingga ia akan merasa berhak untuk mengatur orang lain.
... Cara Belajar Cara yang ku lakukan untuk mempelajari pola grandiosa adalah dengan membiarkan itu dilakukan secara tidak sadar oleh diriku sendiri. Ku temukan energi psikis yang muncul dari demam grandiosa ini akan menjadi drain energi yang banyak jika tak dikeluarkan. Setelah dikeluarkan, aku catat pernyataan-pernyataan yang ku keluarkan. Pernyataan …

Lanjutan Kristarium

[14:31, 24/03/2018] KaeR: Ultimate Ability akan dipelajari seseorang setelah meningkatkan level hingga tingkat tertentu.
[14:32, 24/03/2018] KaeR: Meteor kamu pelajari ketika level 80/100 dari Paradigm Ravager.
[14:32, 24/03/2018] KaeR: Kaer
Gate of Truth
[14:33, 24/03/2018] KaeR: Sinatra
Army of One
[14:33, 24/03/2018] KaeR: Jcholim
Fuel of Burden
[14:33, 24/03/2018] KaeR: Ael
Last Resort
[14:34, 24/03/2018] KaeR: Elkhansa
Prophylaxis
[14:34, 24/03/2018] KaeR: Arya
Catastrophe
[14:34, 24/03/2018] KaeR: Bianca
Femme Fatale
[14:34, 24/03/2018] KaeR: Miranda
Mania Fever
[14:34, 24/03/2018] KaeR: Guntara
Meteor
[14:40, 24/03/2018] KaeR: Alexsana
Death
Kematian
[14:56, 24/03/2018] KaeR: Kalo Meteor itu menarget semua musuh. Terus nunggu sampe meteor nyampe di medan bertarung
[14:57, 24/03/2018] KaeR: Kalo Catastrophe, serangan besar seketika. Namun Arya bakal lumpuh beberapa waktu.
[14:58, 24/03/2018] KaeR: Kamu masih bisa gelut sambil nunggu meteor
[14:58, 24/03/2018] KaeR: Kalo Arya mah…

Epik dan Kristarium

[12:22, 24/03/2018] KaeR: Paradigm Keeper:
Hi! Saya Paradigm Keeper! Apa yang ingin kamu tahu?
[12:22, 24/03/2018] KaeR: Kaer:
Jelaskan padaku tentang Chrystarium dari teman-temanku
[12:23, 24/03/2018] KaeR: Paradigm Keeper:
Baik! Tunggu sebentar ya...
[12:25, 24/03/2018] KaeR: *Kaer*
_Initial Paradigm_
Ravager
Medic
Saboteur
_Eidolon_
Ameth
[13:26, 24/03/2018] KaeR: *Sinatra*
_Initial Paradigm_
Commando
Sentinel
Synergist
_Eidolon_
Odin
[13:27, 24/03/2018] KaeR: *Elkhansa*
_Initial Paradigm_
Medic
Ravager
Saboteur
_Eidolon_
Mother Nature
[13:29, 24/03/2018] KaeR: *Guntara*
_Initial Paradigm_
Sentinel
Commando
Ravager
_Eidolon_
Gatot Kaca
[13:31, 24/03/2018] KaeR: *Jcholim*
_Initial Paradigm_
Commando
Ravager
Sentinel
_Eidolon_
Gilgamesh
[13:32, 24/03/2018] KaeR: *Ael Monsoon*
_Initial Paradigm_
Commando
Sentinel
Saboteur
_Eidolon_
Ifrit
[13:34, 24/03/2018] KaeR: *Arya*
_Initial Paradigm_
Ravager
Saboteur
Medic
_Eidolon_
Shiva
[13:35, 24/03/2018] KaeR: *Bianca*
_Initial Paradigm_
Med…

Pemahaman Saya Tentang Sampurasun

[7:33 22/03/2018] KaeR: Assalamualaikum teman2
[7:33 22/03/2018] KaeR: Saya mau share tentang pemahaman saya tentang karya Sampurasun
[7:34 22/03/2018] KaeR: Kudunya mah dari dulu ngan karena sayanya sibuk jadinya pemahaman ini terinkubasi
[7:35 22/03/2018] KaeR: Tiba2 keluar dan saya langsung cari rekaman lagu Sampurasun
[7:35 22/03/2018] KaeR: Didengerin lagi, dan berikut hasinya
[7:36 22/03/2018] KaeR: Karena saya tidak nonton Usik, jadi saya tidak bisa menghubungkan pemahaman ini ke Usik.
[7:37 22/03/2018] KaeR: Saya menemukan ada jembatan penghubung antara Upadi dan Sampurasun.
[7:38 22/03/2018] KaeR: Ketika Upadi menunjuk pada tujuan manusia maka Sampurasun menunjukan resolusi dari jalan yang sudah dilalui manusia
[7:38 22/03/2018] KaeR: Saya berpikir bahwa Usik ini sebagai pertanda bahwa manusia sedang mengerjakan tujuannya
[7:39 22/03/2018] KaeR: Namun di Sampurasun ada pemahaman lain yang dicapai yaitu REALISASI
[7:40 22/03/2018] KaeR: Saya sendiri menemukan konsep Sampurasun…

Test Story 1

[12:01 21/03/2018] KaeR: Test Story 1
[12:02 21/03/2018] KaeR: "... dan akhirnya kita bertemu," Kaer mengakhiri kisahnya.
[12:15 21/03/2018] KaeR: "Jadi selama ini kamu mencari bahan untuk meramu prophylaxis?" Tanya Arya
[12:15 21/03/2018] KaeR: "Untuk apa? Dan bagaimana membuatnya?" Tambahnya
[12:17 21/03/2018] KaeR: Kaer:
Mencegah suatu wabah
[12:17 21/03/2018] KaeR: Arya:
Setahuku prophylaxis adalah obat yang paling sulit untuk diramu...
[12:18 21/03/2018] KaeR: Kaer:
Salah satunya adalah elixir
[12:18 21/03/2018] KaeR: Arya tampak mengingat sesuatu
[12:18 21/03/2018] KaeR: Arya:
Eeh.. tunggu sebentar
[12:22 21/03/2018] KaeR: Arya meraih sesuatu di balik jubahnya
[12:22 21/03/2018] KaeR: Arya:
Mungkin ini yang kamu butuhkan
[12:23 21/03/2018] KaeR: Arya menyodorkan sebotol kecil Elixir
[12:24 21/03/2018] KaeR: Kaer memperhatikan botol Elixir
[12:25 21/03/2018] KaeR: Botol yang sangat kecil. Mungkin cukup buat 5 tetes.
[12:25 21/03/2018] KaeR: Arya:
Am…

Penemuan Inner Child, Si Anak dalam Diri

Krisis mengenai inner child berlalu selama beberapa hari. Hingga aku menemukan bahwa aku perlu untuk jujur pada diriku sendiri. Aku menyadari bahwa selama ini aku mendorong orang lain untuk otentik sementara diriku sendiri tidak otentik [proyeksi 1]. [proyeksi 1] berarti bahwa yang sesungguhnya perlu dorongan untuk menjadi otentik adalah diriku sendiri. Aku menjelajahi berbagai kenangan dan peristiwa yang pernah aku alami. Beberapa di antaranya adalah perlakuan keluarga besar [tema kenangan 1] termasuk perasaan tidak adil [tk1 - perasaan 1], dikambinghitamkan (disalahkan atas perilaku yang tidak dilakukan oleh diri sendiri) [tk1 - perasaan 2 - simbol 1], dikucilkan [tk1 - perasaan 3], dan tidak berdaya [tk1 - perasaan 4]; fantasi seksual [fantasi 1]; kenangan bersama seseorang H [tema kenangan 2] termasuk perasaan diabaikan [tk2 - perasaan 5], dan ingin diperhatikan [tk2 - perasaan 6] yang mengarah kepada penyadaran bahwa aku perlu memperhatikan diriku sendiri karena selama ini aku me…

Lorong Bawah Tanah Sekolah

[3:41 19/03/2018] KaeR: "Jadi kita digunakan sebagai objek eksperimen?" Tanya Suba
[3:42 19/03/2018] KaeR: "Mungkin begitu," jawab Carla
[3:42 19/03/2018] KaeR: Kota kini dipenuhi kabut dan asap
[3:43 19/03/2018] KaeR: Anak-anak berkumpul di sekolah
[3:44 19/03/2018] KaeR: Sementara waktu sudah menunjukan pukul 17.30
[3:45 19/03/2018] KaeR: "Kamu tahu kemana perginya Kareka?" Tanya Suba pada Carla
[3:45 19/03/2018] KaeR: Yang lainnya diam
[3:46 19/03/2018] KaeR: "Ia pulang duluan untuk bantu tutup kedai bakso ayahnya," jawab Carla
[3:47 19/03/2018] KaeR: Beni bertanya pada Reno, "apa kamu punya cukup batere?"
[3:48 19/03/2018] KaeR: "Ada satu lagi, terisi penuh," jawab Reno
[3:48 19/03/2018] KaeR: Ara dan Chaka diam memperhatikan
[3:50 19/03/2018] KaeR: Kabut dan asap semakin tebal. Jendela dan pintu tertutup rapat. Syukurlah bangunan sekolah memiliki AC dan filter udara.
[3:50 19/03/2018] KaeR: Tiap harinya ada 1-2 orang men…

Test Fight 2

[18:37 17/03/2018] KaeR: Test Fight 2
[18:38 17/03/2018] KaeR: *Party*
Sinatra - Ninja
Jcholim - Juggler
Guntara - Paladin
[18:39 17/03/2018] KaeR: *Enemy*
Ghollum
[18:40 17/03/2018] KaeR: Jcholim firebomb
[18:40 17/03/2018] KaeR: Ghollum hit! Bom meledak
[18:40 17/03/2018] KaeR: Ghollum memanggil minion
[18:40 17/03/2018] KaeR: 3 minion muncul
[18:41 17/03/2018] KaeR: Sinatra melakukan peningkatan Chakra
[18:41 17/03/2018] KaeR: Chakra bangkit
[18:42 17/03/2018] KaeR: Minion 1 melakukan serangan racun pada Sinatra
[18:42 17/03/2018] KaeR: Sinatra kena, keracunan
[18:43 17/03/2018] KaeR: "Guntara, awas!" Teriak Sinatra
[18:43 17/03/2018] KaeR: Minion 2 belari mengejar Guntara
[18:44 17/03/2018] KaeR: Guntara menghindari Minion 2
[18:44 17/03/2018] KaeR: Minion 2 melakukan serangan bunuh diri
[18:44 17/03/2018] KaeR: Minion 2 meledak
[18:44 17/03/2018] KaeR: Guntara terkena ledakan
[18:44 17/03/2018] KaeR: Guntara kritis
[18:45 17/03/2018] KaeR: "Gunakan ini!" Jchol…

Keinginan Ayah

[4:15 17/03/2018] KaeR: Dulu, ayahku ingin sekali supaya aku jadi atlit
[4:16 17/03/2018] KaeR: Ia mengajari aku berbagai olahraga
[4:19 17/03/2018] KaeR: 1. Sepak bola
2. Senam lantai
3. Catur
4. Silat
5. Gulat
[4:22 17/03/2018] KaeR: 1. Sepak bola
Lariku cepat namun aku kurang interest. Sekali pun suka itu pun kalo ada jurusnya semacam Super Shot Soccer atau Shaolin Soccer
[4:24 17/03/2018] KaeR: 2. Senam lantai
Sempat latihan jadi atlit ketika usia 5 tahun. Namun entah kenapa berhenti di tengah jalan. Tiba2 kepengen latihan lagi ketika SMK melalui cheerleading. Dan sekarang senang acro, dengan keterbatasan tubuh ku.
[4:26 17/03/2018] KaeR: 3. Catur
Saya emang senang rekayasa sosial dan strategi perang
[4:31 17/03/2018] KaeR: 4. Silat
5. Gulat
Aku jadinya belajar berbagai seni bela diri. Sudah belajar beberapa (silat, kalaripayattu, systema, krav maga, gulat, benjang, tinju). Akhirnya mengarah ke MMA dengan gaya urban kontemporer (petarung jalanan)

Test Fight 1

[20:47 16/03/2018] KaeR: #berfiksi dimulai
[20:48 16/03/2018] KaeR: Sinatra menyerang dengan pedangnya
[20:48 16/03/2018] KaeR: El-khansa memanggil Bianca
[20:49 16/03/2018] KaeR: "Femme Fatale"
Wujud bianca hadir dihadapan lawan dan menyerang
[20:50 16/03/2018] KaeR: "Lihat apa yang sudah kau lakukan padaku?!" Bianca berteriak
[20:51 16/03/2018] KaeR: Musuh terkapar
[20:52 16/03/2018] KaeR: Lalu Bianca menghilang
[20:53 16/03/2018] KaeR: Double attacker mode diaktifkan oleh Sinatra
[20:53 16/03/2018] KaeR: Serangan tertentu bisa digandakan
[20:54 16/03/2018] KaeR: Kaer berlari melancarkan Blitz
[20:54 16/03/2018] KaeR: Dua megalodon kena
[20:55 16/03/2018] KaeR: "Fire Waltz!" Dance Technique dilancarkan
[20:55 16/03/2018] KaeR: Setiap serangan menambahkan efek serangan api
[20:56 16/03/2018] KaeR: Mimic! Fusilier!
[20:56 16/03/2018] KaeR: Aku gak tahu siapa namanya...
[20:57 16/03/2018] KaeR: Si mimic itu diperintahkan untuk mengikuti serangan Sinatra
[2…

Ultimatum Cinta Diri

Mencintai diri sendiri itu pentingSupaya ingat bahwa tubuh dan jiwa ini perlu dirawatSehingga saya bisa menolong yang lain

Dialektika Penyembuhan: Kesadaran

Tiba-tiba ku sadari. Bahwa orang yang bernama Aji itu adalah orang yang mengadu domba kami berdua. Bagaimana dia memanfaatkan keadaan untuk memanipulasi Satriya. Sementara ia membiarkan Satriya membunuh diriku. Sebuah keteledoran.Itu adalah pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Aku mengerti bahwa bukan hak ia mengatur dan terjadilah proyeksi berantai dengan aku berada di ujung rantai. Aku terbunuh oleh proyeksi Aji yang diproyeksikan pada Satriya yang diproyeksikan pada aku. Memahami itu aku jadi sadar betapa itu memang di luar kendali Satriya.Namun usaha untuk memaafkan Satriya tidak berhenti sampai di sini. Aku perhatikan hal-hal yang ku rasa telah dirusak oleh ia. Aku kehilangan kemerdekaan ku. Selama ini aku terpuruk oleh keadaan itu dan kini aku selamat dengan seluruh kebenaran terungkap. Segala puji bagi Tuhan Semesta Alam.Maha besar Allah....Engkau tunjukan aku jalan yang benar
.....
Begitulah dialektika yang terjadi untuk memahami peristiwa traumatik. Itu seperti luka yang di…

Ia, Dearest Brother

Setelah selama setahun lebih menggila karena kehilangan dirinya, ia kembali pulang dalam kehidupan ku. Aku tak merasakan apa-apa selain perasaan rindu yang segera hanyut dalam seduhan coklat panas. Manis pelajaran ini masih hangat untuk dicerna pikiran ku. Namun segera rindu itu hanyut. Aku mempertanyakan diriku sendiri. Seberapa pentingkah dirinya bagiku?Selama ini aku memperjuangkan ia kembali dan aku tak merasakan puas sama sekali. Ia telah melakukan kehancuran besar, di saat yang bersamaan, menyembuhkan seluruh luka dalam tubuh jiwaku.Sekedar mempertanyakan cinta. Kehilangan dirinya membuat aku secara tak sadar menjadi pertapa. Aku menyaksikan dunia seakan berputar di sekeliling ku. Aku melihat dirinya di ujung yang lain. Aku berharap memeluknya sangat erat. Hingga ku tahu apa maksud Tuhan memberikan perasaan cinta yang mendalam ini kepadanya.Ku akui, sudah saatnya ku ceritakan kondisi ku. Dan ketika aku menghayati kondisi aku dan dirinya. Seketika perasaan cinta itu hanyut. Terga…